Cukup Sentuh Manusianya

Heru Basuki p

 

Pada suatu saat, sebuah perusahaan sedang menghadapi permasalahan yang cukup pelik, yaitu kinerja finansial perusahaan terus-menerus cenderung menurun. Situasi ini tentu membuat khawatir pihak manajemen khususnya dan karyawan pada umumnya. Bagaimana kisah selanjutnya perusahaan ini, kita bahas pada tulisan di bawah ini.

Dari mana kita memulai?

Permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan tersebut saat itu adalah penurunan kinerja finansial yang terus-menerus. Kenapa hal ini bisa terjadi? Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu banyak faktor yang dapat ditinjau yang memungkinkan menjadi penyebab penurunan tersebut.

Faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi?

Kinerja finansial sebuah perusahaan, sebenarnya adalah hasil akhir dari sebuah proses bisnis yang panjang dari operasi sebuah perusahaan, oleh karena kita akan tinjau permasalahan ini berdasarkan faktor- faktor tersebut. Faktor- faktor utama mempengaruhi sebuah proses bisnis operasi sebuah perusahaan adalah:

1. Alat produksi (Alpro)

2. Bisnis proses (Bispro)

3. Organisai (Org)

4. Budget (Bud)

5. Sumber Daya Manusia (SDM)

Selanjutnya untuk mengurai apa peran dan pengaruh dari masing- masing faktor tersebut di atas, saya akan menggunakan teknik Diagram Tulang Ikan sebagai alat bantu.

Diagram Tulang Ikan Analisis Faktor-faktor Kinerja Finansial Perusahaan

I. Alpro

Alpro atau alat produksi ini biasa dimiliki oleh setiap perusahaan sebagai sarana untuk menghasilkan produk baik itu berupa produk piranti keras atau piranti lunak. Alpro ini secara umum selalu terkait dengan perusahaan yang memproduksi barang, seperti perusahaan manufaktur mobil pesawat telepon, produk bahan bangunan dan lain-lain. Namun alpro secara konsep juga bisa diterapkan bagi perusahaan yang memproduksi jasa, seperti pendidikan, konsultan layanan kesehatan dan jasa- jasa lainnya. Pengertian alpro di sini adalah sarana prasarana yang diperlukan dan dimiliki untuk menghasilkan produk.

II. Bispro

Bispro atau bisnis proses, sebuah istilah yang sangat umum dipakai di perusahaan- perusahaan kita di Indonesia. Yang dimaksud dengan bispro di sini adalah aturan yang ada atau dibuat untuk mengatur lalu-lintas pekerjaan yang berkaitan dengan operasi bisnis perusahaan. Bispro ini biasanya dibuat berdasarkan tujuan bisnis perusahaan sehingga semua proses perusahaan mulai dari produksi, administrasi sampai penyerahan produk atau jasa kepada pelanggan dapat dijalankan dengan baiik dan lancar.

III. Org

Org atau organisasi, sangat diperlukan untuk mengatur dan mewadahi semua sumber daya yang diperlukan perusahaan seperti sumber daya asset, sumber daya manusia dan sumber daya keuangan agar mempunyai posisi dan peran yang jelas sehingga masing-masing dapat berfungsi secara maksimal bagi kelangsungan bisnis perusahaan.

IV. Bud

Bud atau kependekan dari budget adalah salah satu faktor yang tidak kalah pentingnya dengan faktor-faktor yang lain, karena ibarat kendaraan bermotor, maka faktor budget atau dana ini bagaikan bahan bakar. Jadi kalau terjadi masalah pada budget, maka akan bermasalah juga bagi laju perusahaan tersebut.

V. SDM

SDM atau sumber daya manusia, inilah salah satu faktor yang tidak dapat dibantah lagi peran penting dan keberadaannya. SDM inilah yang membuat semua proses perusahaan dapat berjalan dengan baik sesuai rancangan dan bsipro yang ada. Tanpa SDM, semua yang telah diinvestasikan dan dibangun di perusahaan tersebut akan sia- sia.

Dari kelima faktor utama penentu kinerja finansial sebuah perusahaan, semua memiliki peran masing-masing yang unik. Alpro jelas sebagai penjamin ketersediaan produk dan jasa yang akan ditawarkan dan dipasarkan kepada calon konsumen. Bispro dan organisasi biasanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan, karena bispro hanya akan dapat berjalan apabila perusahaan telah membangun struktur organisasi yang baik. Faktor budget jelas sangat vital keberadaannya, karena budget adalah ibarat bahan bakar kendaraan, tanpa budget yang memadai, maka program dan operasi perusahaan jelas akan mengalami kesulitan untuk dijalankan. Nah, bagian terakhir adalah SDM. Faktor SDM ini jelas seperti diuraikan di atas, merupakan suatu faktor yang tidak mungkin terbantahkan keberadaannya. Perannya bukan saja vital bagi operasi perusahaan, tetapi sangat terkait dengan kelangsungan masa depan perusahaan selanjutnya.

Ada apa dengan SDM ?

Kita kembali ke permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan yang sedang pusing menghadapi kenyataan bahwa hasil akhir semua upaya yang telah dilakukan oleh manajemen ternyata tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Kinerja finansial pada setiap akhir periode pelaporan, triwulanan, semesteran maupun tahunan menunjukkan kinerja yang terus menurun.  Setelah manajemen perusahaan merekut seorang manajer baru dengan harapan akan dapat memecahkan kebuntuan yang sedang dialami, ternyata sang manajer baru tersebut menemukan sesuatu yang sama sekali berbeda yang upaya berbagai solusi yang telah dicoba selama ini, yaitu dia melakukan berbagai program dan rencana tindakan yang hampir semuanya berkaitan dengan SDM. Tidak ada satupun manajer baru tersebut mempermasalahan tentang struktur organisasi yang ada saat itu, budget yang dialkoasikan atau alpro yang tersedia.

Dia mulai memperkenalkan program rapat evaluasi berkala mingguan pada hari tertentu.  Dari sana, dia bisa mendapatkan laporan perkembangan program- program yang telah ditetapkan saat ini, apakah di lapangan dapat dilaksanakan atau mengalami kendala. Pada rapat rutin berkala tersebut, manajer dapat menyampaikan arahan dan informasi tentang berbagai hal yang terkait terutama pencapaian yang telah dicapai oleh seluruh tim dari hari ke hari, minggu ke minggu dan bulan ke bulan. Program baru yang lain adalah, manajer tersebut mulai memperkenalkan acara keakraban di antara karyawan bahkan dengan keluarganya. Misalnya dengan menyediakan berbagai sarana yang memungkinkan karyawan dapat berkumpul pada waktu-waktu tertentu, misalnya pada jam-jam rehat, yaitu ruangan, meja kursi di salah satu  sudut ruangan kerja yang ada. Tentunya sarana berkumpul tersebut dia lengkapi dengan fasilitas yang mendukung, misalnya, satu set peralatan minum teh atau kopi, alat2 musik dan media elektronik, seperti TV dan karaoke sederhana. Untuk keakraban dengan keluarga, manajer tersebut, sesekali mengadakan acara rekreasi atau lomba yang sederhana namun menyenangkan. Misalnya pergi ke tempat-tempat rekreasi yang ada di sekitar kota tersebut disertai lomba permainan bagi anak-anak dengan hadiah yang lucu dan menyenangkan.

Dengan berbagai sentuhan ini, rupanya semangat dan motivasi karyawan meningkat sangat pesat. Ditambah dengan penjelasan permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan saat ini serta hubungannya dengan keberadaan dan peran penting setiap karyawan terhadap sukses perusahaan, maka semuanya menjadi sesuatu yang jelas. Apa yang dimaksud dengan disusunnya program kerja tahunan? Apa yang terjadi seandainya perusahaan tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan apa dampaknya bagi karyawan. Sebaliknya, apabila perusahaan dapat menjalankan semua program kerjanya dengan baik dan lancar sesuai target dan waktu yang telah ditetapkan apa yang akan dinikmati karyawan sebagai tambahan penghasilan, Hasilnya? Sangat mengejutkan, target yang telah ditetapkan, di akhir periode penilaian tercapai dan bahkan jauh melampaui.

Apakah yang sebenarnya terjadi?

Itulah keajaiban dan kehebatan SDM! Apabila kita menyadari bahwa betapa penting dan besarnya peran SDM, maka tentu kita tidak main-main dan setengah- setengah lagi dengan SDM.

Apa yang dapat dilakukan dengan SDM?

SDM atau sumber daya manusia adalah bagian yang sangat penting di dalam operasi sebuah perusahaan. Tanpa  SDM yang siap, mustahil sebuah perusahaan dapat menjalankan program kerjanya dengan baik. Lebih dari itu, keberadaan dan peran SDM, bukan hanya sekedar untuk menjalankan dan mencapai program-program kerja yang telah ditetapkan, tetapi dengan SDM yang siap, sadar dan mempunyai semangat dan motivasi kerja yang tinggi, maka tidak mustahil target-target yang telah ditetapkan akan terlampaui dengan hasil yang sangat mengejutkan. Untuk itu, berikut beberapa program yang dapat diterapkan agar SDM mampu berkinerja maksimal.

I. Kejelasan Visi dan Misi Perusahaan

Tidak diragukan lagi, pimpinan perusahaan harus dapat menjelaskan visi dan misi perusahaan dengan baik, mulai dari tingkat karyawan yang paling bawah sampai yang paling tinggi. Dengan memiliki pengetahuan yang baik tentang visi dan misi perusahaan, maka karyawan dan setiap anggota yang terlibat dengan kegiatan operasi perusahaan akan dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan baik dan benar.

II. Sentuh Sisi Manusianya

Setiap pimpinan harus mampu menyusun program dan rencana kerja yang dapat menyentuh sisi manusiawi setiap karyawan di perusahaan. Dengan berbagai pertemuan  berkala karyawan di samping mempunyai kesempatan untuk saling bertemu dan bertukar informasi, karyawan juga dapat memastikan bahwa program-program perusahaan yang telah dilaksanakannya telah sesuai dengan arahan dan target yang telah ditetapkan.

Di samping program yang sifatnya formal kedinasan, program-program yang non formal dan  non kedinasan juga terus digali dan dibangun bersama keluarga karyawan, sehingga tercipta suasana yang akrab, ramah dan komunikatif. Hal ini sangat penting artinya bagi perusahaan, antara lain untuk menghindarkan adanya hambatan dan salah komunikasi tentang perusahaan.

Bagian akhir namun tidak kalah pentingnya adalah, pimpinan harus mampu menjelaskan bahwa dengan bekerja baik sesuai aturan dan program kerja yang telah ditetapkan, maka perusahaan akan maju dan sukses dan itu adalah juga kemajuan dan kesuksesan bagi karyawan juga.

Kesimpulan

Cukup sentuh sisi manusianya! Itulah pesan yang ingin disampaikan, bahwa untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan, seorang pimpinan tidak perlu pusing memikirkan perubahan organisasi yang cocok, bagaimana kesiapan alat produksi, berapa tambahan dana yang perlu diajukan,  apakah bisnis prosesnya masih sesuai dan lain sebagainya. Cukup perhatikan dengan baik SDM kita. Apakah visi dan misi perusahaan sudah disampaikan dengan baik, sehingga setiap karyawan mengerti dan tahu apa yang harus dilakukan? Bagaimana lingkungan dan hubungan kerja yang ada selama ini, apakah cukup harmonis dan kondusif sehingga setiap karyawan merasa nyaman dan bisa bekerja dengan maksimal?

Apabila hal-hal yang tampaknya sederhana tersebut telah Anda laukan sebagai seorang pimpinan, maka bersiap- siaplah menerima kejutan. Bahwa kinerja perusahaan Anda akan melejit melampaui target- target yang telah ditetapkan berkat kontribusi anggota dan karyawan Anda.

*) Heru Basuki Purwanto, Leadership Expert

Tags: