Breaking the Limit

ROGER BANNISTER seorang pelari asal Inggris adalah seorang yang bukan hanya ingin mengetahui batasannya namun juga ingin melampaui batasan yang dibuat orang. Pada tahun 1954, tidak seorang pun yakin bahwa seorang manusia mampu menembus waktu lari dibawah 4 menit untuk jarak satu mil.

Para dokter membuat suatu analisa bahwa jika seorang pelari berusaha menembus batas waktu tersebut, paru-parunya akan hancur dan jantungnya tidak mampu berdenyut lebih cepat lagi untuk melampaui waktu tersebut. Bannister ingin membuktikan bahwa dia mampu menembus batasan tersebut. Dengan memakai tehnik menaruh 4 pelari masing-masing pada setiap jarak seperempat mil.

Ternyata usahanya tidak sia-sia, Bannister mampu menembus batasan manusia dengan catatan waktu 3 menit 59.6 detik. Seminggu setelah itu, ada 37 pelari mampu berlari di bawah catatan 4 menit. Dan dalam satu tahun setelah Bannister berlari di bawah 4 menit, lebih dari 300 orang telah berlari di bawah rekor 4 menit. Saat ini rekor dipegang oleh pelari asal Morroco, Hicham El Guerrouj dengan catatan waktu 3 menit 43.13 detik atau lebih cepat 16 detik dari catatan waktu Bannister.

Demikian juga Eamon Coghlan mampu mengalahkan catatan rekor Bannister, dengan waktu 3 menit 58.15 detik, pada usia 41 tahun dan beberapa pelari SMA mampu berlari lebih cepat dari Bannister.

Bahkan seorang dokter memprediksikan bahwa pada tahun 2034 nanti, akan ada seseorang yang mampu menembus batas waktu 3 menit 30 detik. Anda percaya hal itu?

Johny Weismuller adalah aktor tampan yang lebih sering dikenal sebagai julukan Tarzan. Kepiawaiannya di layar perak bermula dengan kemampuannya memecahkan berbagai rekor renang. Tercatat lebih dari 53 rekor Amerika dan 17 rekor dunia suatu catatan rekor yang pasti mendapatkan decak kagum pada jamannya. Weismuller adalah perenang pertama di dunia yang mampu berenang jarak 100 meter di bawah catatan waktu satu menit. Bahkan pada jamannya, seorang wartawan pernah mengatakan bahwa selama dunia ini ada, tidak akan ada yang pernah mampu mengalahkan Johny Weismuller.

Namun rekor Weismuller yang ditorehkannya pada tahun 1936 bukanlah sesuatu yang hebat pada jaman ini, terbukti pada Olimpiade Munich 1976, rekor terbaik Weismuller hanya menjadi rekor preliminari yang harus dilewati para perenang agar dapat ikut bertanding. Bahkan di jaman sekarang, rekornya mampu dipecahkan oleh gadis yang berumur 13 tahun.

Para karyawan yang berbahagia, jika Anda membaca buku Guiness Book of Records dan mengikuti perkembangannya terus menerus, maka selalu saja tercipta rekor-rekor baru di dunia ini. Tidak pernah berhenti. Setiap ada rekor baru, tidak berapa lama selalu tercipta rekor yang lebih baik lagi. Seakan-akan tidak ada batas antara rekor satu dengan rekor berikutnya.

Begitulah setiap kehidupan ada batas-batasnya. Namun setiap batas juga selalu bisa ditembus. Kecuali batas yang memang diciptakan tidak untuk manusia.

Namun batasan tidak selalu ada di luar diri kita. Ada batasan yang ada dalam diri kita. Batasan yang kemudian menjadi ruang pengekang hati kita menuju sukses. Dan adalah tugas kita untuk menembus batasan-batasan tersebut.

Telah saya sebutkan berbagai macam batasan yang menghalangi diri kita untuk sukses dan telah pula saya sampaikan kiat untuk menembusnya. Telah saya kupas bagaimana mematahkan belenggu yang ada merintangi langkah Anda.

Kini waktunya Anda untuk melakukannya sendiri memulai usaha untuk mewujudkan cita-cita Anda. Cobalah belajar dari lingkungan Anda, baca buku, dengarkan radio, baca koran dan majalah untuk menambah wawasan dan membuka ruang ispirasi Anda. Bergabunglah dengan kelas-kelas pelatihan, training, seminar dan carilah pembimbing atau mentor yang bisa memberikan masukan positif bagi kehidupan Anda.

Mulai sekarang, buatlah komitmen dalam diri Anda. Buatlah deadline untuk mewujudkannya. Jangan tunda sedikitpun karena waktu berjalan begitu cepat. Cobalah ingat, masih terbayang sewaktu Anda di bangku SD, SMP atau SLTA? Di bangku kuliah, di saat Anda baru mulai bekerja. Di saat Anda baru menikah? Rasanya belum lama, dan terasa seperti baru kemarin, kan?

Anda belum terlambat. Sekaranglah saatnya Anda mulai menembus batas kecepatan gerak Anda. Kinilah saatnya Anda melompat melampaui batasan lompatan tertinggi yang pernah Anda jangkau. Sekaranglah waktunya Anda memutuskan belenggu yang menghimpit tangan dan langkah Anda.

Saat ini lah Anda harus merubah kekurangan yang Anda rasakan mnejadi anugerah yang membanggakan. Anda punya kemampuan, Anda punya waktu. Anda bisa puluhan bahkan ribuan kali lebih baik dari kondisi Anda sekarang. Sekaranglah saatnya. Sekaranglah waktu Anda untuk meraih sukses.

Selamat bekerja dan membuat karya. Karyawan adalah manusia yang selalu membuat ’karya’. Membuat kebaikan. Karena Tuhan menciptakan kita untuk kebaikan. Untuk kemuliaan. Tuhan menciptakan kita untuk kesuksesan. Selamat berjuang!

(Jumadi Subur, Trainer & Employee Motivator, penulis buku Employee Revolution, www.jumadisubur.com, Twitter: @jumadisubur)

Tags: , ,