Besok Sudah Terlambat

Kalau Anda melihat denyut organisasi adem-ayem aja, dan sebagian personal mengambil sikap, everything is okay. Seolah-olah tidak ada masalah, di situlah masalahnya. Kalau mereka tidak bisa melihat bahaya dan ancaman yang sedang berlari kencang. Bahaya dan ancaman yang lari kencang di balik kesempatan—ancaman selalu berboncengan dengan kesempatan bisnis—maka inilah saatnya mengobarkan semangat transformasi.

Apa yang mesti dilakukan?

Expose dan tunjukkan apa bahaya dan ancaman tersebut. Tunjukkan dengan  gamblang bagaimana pengaruhnya terhadap tingkat kompetisi perseroan, tunjukkan bagaimana pengaruhnya terhadap daya jual produk perseroan Anda; tunjukkan scenario terburuk yang bisa terjadi, kalau insan organisasi tidak peduli (ignorant). Expose semua skenario kerusakan yang bisa terjadi, dibuka dengan sejelas-jelasnya.  Jadikan thread dan damages sebagai motivating factors.

Hanya dengan ini sikap urgensi akan muncul. Kalau perlu harus sampai pada level, ada sebuah kegelisahan kolektif: bahwa kita harus bertindak sekarang. Sebelum nasi menjadi bubur. Mumpung masih ada waktu. Jadi grace period yang ada bisa dipakai dengan semaksimal mungkin untuk upgrade kapasitas-kompetensi. Jelaskan pula apa konsekuensi yang akan dihadapi organisasi kalau organisasi punya mentalitas  “nanti saja transformasinya” atau “Belanda masih jauh”.

Pada umumnya perseroan yang telat melakukan transformasi, dan ketika dihadapkan dengan perang pasar terbuka, akan  menderita kalah.  Pada fase bleeding seperti itu, mereka hanya sibuk memikirkan survival. Pertempurannya adalah kelangsungan hidup hari ini. Rumah sedang terbakar, mana sempat memikirkan hari depan. Kondisi seperti ini membuat kita semua tidak bisa berpikir antisipatif dan strategis. Fokus pikir kita akan tersabot dengan begitu banyaknya kebutuhan mendesak, penting dan darurat. Semua menuntut perhatian dan intervensi.

Sekaranglah waktunya. Tidak ada waktu lagi untuk terbuai. Kinilah saatnya untuk habis-habisan memperbesar kapasitas, kapabilitas dan melakukan fine tuning semua resources yang ada.  Tidak masalah Anda mau memulai transformasi dari front mana. Yang penting jalan dulu, kemudian sembari mendapatkan momentum gerak, kita melakukan penyesuaian.

Oh ya, sebentar lagi kita memasuki Asean Community. Masih ada grace period 18 bulan. Sudah ada sense of urgency untuk upgrade kapasitas dan kompetensi dalam perseroan Anda?

*) Penulis adalah CEO Defora Consulting

zp8497586rq