7 Langkah Untuk Membangun Kepemimpinan Yang Efektif

Sebuah perusahaan adalah kumpulan orang-orang yang bekerja untuk tujuan yang sama, dan seorang pemimpin mutlak dibutuhkan untuk menetapkan tujuan tersebut. Pertumbuhan sebuah bisnis hanya bisa dicapai berkat waktu dan talenta yang dicurahkan oleh orang-orang di dalamnya. Untuk bisa mengenali, menarik, mengisi posisi serta mempertahankan talenta kepemimpinan usaha, perusahaan-perusahaan memerlukan program pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada strategi hiring, pengembangan diri karyawan, serta perencanaan jenjang karir.

Dewasa ini, perusahaan menghadapi berbagai tantangan dalam mencari dan mengembangkan pemimpin-pemimpin yang unggul. Mereka harus mengenali kandidat-kandidat yang memenuhi syarat untuk mengisi peran sebagai seorang pemimpin baik pada masa kini dan masa yang akan datang, selain itu mereka harus mengembangkan suatu program kepemimpinan yang komprehensif untuk memupuk dan mengembangkan diri para pemimpin masa depan ini.

Dahulu, pengembangan kepemimpinan hanya dikhususkan pada beberapa individu saja dalam sebuah organisasi. Sistem generasi pertama yang bertugas mendukung pengembangan kepemimpinan ini masih tersekat-sekat, sulit untuk dipelajari dan tidak umum digunakan. Perusahaan membutuhkan sebuah cara yang bisa mendukung sistem untuk bisa menggabungkan metode seleksi para pemimpin, menjalankan berbagai program untuk mengembangkan keahlian, sekaligus mengukur tingkat keberhasilan program-program tersebut.

Teknologi masa kini bisa dipasang dan diterapkan pada seluruh bagian perusahaan dan diperluas hingga menjangkau seluruh tingkat pekerjaan di dalamnya. Dengan penerapan semacam ini, pengembangan sumberdaya manusia menjadi hal yang dijalankan pada seluruh tim manajemen di perusahaan dan bukan menjadi tugas departemen HR saja. Dengan menggunakan platform teknologi yang terintegrasi, departemen HR bisa melacak dan menjalankan program secara efektif di seluruh bagian perusahaan. Dengan sistem teknologi yang tepat, HR bisa menjadi tokoh panutan dalam mensosialisasikan mandat pimpinan perusahaan/CEO yaitu melakukan lebih banyak hal dengan usaha yang lebih sedikit.

Elemen-elemen dari Program Pengembangan Kepemimpinan

Fungsi-fungsi utama dari pengelolaan talenta memiliki peran yang penting dalam program pengembangan kepemimpinan yang komprehensif dan bisa didukung oleh platform teknologi terpadu yang dikhususkan untuk manajemen talenta. Fungsi-fungsi tersebut mencakup rekrutmen, penilaian, manajemen performa, serta perencanaan jenjang karir.

Program pengembangan kepemimpinan yang sukses dimulai dari mensejajarkan pengembangan kepemimpinan itu dengan strategi perusahaan dan pemahaman akan tipe-tipe kepemimpinan yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan strategi tersebut.

1. Tentukan Gaya Kepemimpinan Yang Cocok Untuk Perusahaan

Ada banyak sekali teori dan teknik untuk menentukan gaya kepemimpinan yang cocok untuk sebuah organisasi. Ambil contoh, sebuah gaya kepemimpinan yang dibutuhkan oleh kepala keamanan perusahaan pasti jauh berbeda dari gaya kepemimpinan dari direktur museum karya seni. Budaya perusahaan juga mengambil peranan yang penting dalam menentukan gaya kepemimpinan.

Salah satu alasan dari tingginya tingkat kegagalan dari CEO-CEO baru adalah bahwa mereka tidak mampu menyesuaikan diri dengan organisasi yang mereka pimpin. Lebih dari setengahnya tidak mampu melewati masa kerja lebih dari empat tahun. Ada beberapa cara untuk menilai kemampuan pemimpin untuk menyesuaikan diri:

Kenali mereka lebih jauh. Penilaian psikologis dan perilaku secara statistik terbukti berhubungan secara langsung pada kesuksesan pemimpin di masa yang akan datang.

Pahami budaya perusahaan secara lebih baik. Tanyakan kepada dewan direksi, karyawan, vendor, konsultan untuk pandangan dan pemikiran mereka mengenai bagaimana kriteria pemimpin yang efektif dalam suatu perusahaan.

Gunakan kedua informasi ini untuk mencari kesesuaian atau ketidakcocokan. Jika ada konflik budaya yang mencolok, maka bersiap-siaplah untuk mencari kandidat yang lebih baik dan memiliki keahlian khusus untuk organisasi Anda.

2. Kenali Pemimpin Yang Sekarang Ada atau Berpotensi Baik di Dalam maupun di Luar Perusahaan

Pemimpin bisa ditemukan dari dalam perusahaan maupun dari luar. Perusahaan harus bisa menimbang biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan kepemimpinan internal terhadap biaya dan ketersediaan apabila hendak merekrut dari luar lingkungan perusahaan. Riset membuktikan bahwa salah satu keuntungan mengembangkan pemimpin secara internal adalah bahwa mereka mampu meraih tingkat produktivitas yang dikehendaki 50 persen lebih cepat daripada kandidat dari luar.

3. Kenali Adanya Celah-celah dalam Kepemimpinan

Untuk bisa mengenali celah dalam kepemimpinan, perusahaan harus bisa menentukan hal-hal yang diperlukan dari pemimpin pada saat ini dan masa depan lalu membandingkannya dengan tim pemimpin yang ada pada saat ini. Kemudian lihat alur pengembangan kepemimpinan dan kenali celah dalam keahlian serta waktu yang akan dibutuhkan untuk mengisi celah tersebut, bisa melalui rencana suksesi jabatan atau rekrutmen.

4. Kembangkan Rencana Untuk Suksesi Jabatan untuk Peran-Peran Yang Penting Dalam Perusahaan

Perencanaan suksesi jabatan yang matang bisa menghindari gangguan serta trauma karyawan ketika CEO meninggalkan perusahaan, entah itu diperkirakan sebelumnya atau tidak. Tapi rencana suksesi tidak boleh terbatas pada peran eksekutif saja. Sebagai bagian dari program kepemimpinan, perusahaan harus bisa mengevaluasi peran-peran yang penting di seluruh bagian perusahaan.

5. Kembangkan Tujuan Akhir Perencanaan Karir bagi Pemimpin Yang Potensial

Perusahaan yang mendukung perencanaan karir untuk para karyawannya akan mendapatkan masa retensi, keterlibatan serta perlindungan pada alur kepemimpinan. Menggabungkan pengembangan diri karyawan dengan perencanaan karir mandiri akan memampukan karyawan untuk menelusuri jalur karir potensial dan juga memilih aktivitas pengembangan mana saja yang diperlukan untuk meraihnya.

6. Kembangkan Roadmap Keahlian untuk Para Pemimpin Masa Depan

Apabila karyawan yang berpotensi tinggi sudah dikenali, roadmap keahlian harus disiapkan untuk kepemimpinannya di masa depan. Pada masa kini, program pengembangan diri harus bisa mendukung metode belajar tradisional dan non tradisional, misalnya menerapkan jejaring sosial sebaga alat dalam proses pengembangan tersebut.

7. Buat Program Retensi untuk Pemimpin Yang Sudah Ada dan Potensial di Masa Depan

Mengaitkan upah dengan tingkat kinerja adalah motivator yang baik bagi karyawan, tapi pensejajaran tujuan bisa membantu para pemimpin untuk bisa fokus pada hal-hal yang penting bagi perusahaan. Kenali dan hargai prestasi kerja yang baik, dan tingkatkan bonus berdasarkan kesuksesan dari karyawan itu sendiri dan juga perusahaan.

Retensi kepemimpinan adalah hal yang sangat penting bagi semua organisasi, karena dua alasan: pergantian karyawan adalah hal yang mahal dan kinerja bisnis optimal ditentukan oleh para karyawan yang termotivasi.

Program pengembangan kepemimpinan yang dirancang dengan baik adalah kunci untuk mengenali, menarik, mengisi posisi dan mempertahankan kepemimpinan perusahaan. Penerapan teknologi mutakhir bisa menyediakan platform yang memungkinkan semua hal itu dilakukan, mulai dari rekrutmen, penilaian, manajemen performa, suksesi jabatan dan perencanaan jenjang karir, serta program pengembangan individu.

Praktek pengelolaan talenta yang diimplementasikan bersama dengan penerapan teknologi yang tepat bisa secara efektif mengenali dan mengembangkan pemimpin-pemimpin yang bisa mendorong kinerja bisnis, untuk semua bagian yang ada dalam perusahaan.

Penulis adalah Vice President, ASEAN Applications, pada Oracle

 

Tags: ,