Tidur Baik = Daya Ingat Baik

brain-770044_640

Tidur yang baik akan berbanding lurus dengan daya ingat yang baik pula. Meskipun hubungan antara tidur dan daya ingat sangat kompleks, namun para peneliti tidak menyerah untuk melakukan penelitian mengenai hal tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa tidur malam yang cukup dapat mengurangi lupa pada siang hari. Hal ini disebabkan karena ketika manusia tidur, otak Anda akan mengulang aktivitas apa saja yang Anda lakukan selama seharian.

brain-770044_640

(sumber image: pixabaycom)

Berdasarkan studi baru yang dipublikasikan dalam Cortex, tidur tidak hanya sekadar mempertajam daya ingat, namun juga dapat memudahkan dalam mengakses memori yang sudah lama. Untuk membuktikannya, Nicolas Dumay, selaku professor di University of Exeter, melakukan eksperiman dengan 72 orang partisipan. Partisipan ini kemudian diminta untuk mempelajari 24 kata selama 45 menit. Setelah itu, untuk menguji kemampuan recall, partisipan diberikan waktu tiga menit untuk merekam kata-kata yang dapat mereka ingat.

Berikutnya, partisipan kemudian dibagi menjadi dua kelompok, sebagian partisipan diminta terjaga selama 12 jam dan sebagian partisipan diberikan waktu untuk tidur. Setelah itu partisipan diuji kembali mengenai daya ingat mereka terhadap kata-kata yang sudah mereka pelajari.

Baca juga: 15 Makanan Ini Baik untuk Otak

Hasilnya, kelompok partisipan yang mendapatkan waktu tidur dapat menyebutkan kata hingga 68%, sedangkan kelompok partisipan yang terjaga hanya mampu mengingat 46%. Hal ini menunjukkan bahwa tidur yang baik dapat meningkatkan daya ingat.

Namun yang menarik perhatian Dumay bukanlah hal tersebut. Melainkan pada hasil pengujian partisipan dalam pengujian kedua.

Di mana pada pengujian kedua, terdapat partisipan dapat menyebutkan kata yang tidak disebutkan pada pengujian pertama. Partisipan yang tidak tidur dapat menyebutkan 7% kata yang tidak mereka sebutkan pengujian pertama. Sedangkan pada partisipan yang tidur, dapat menyebutkan 17% kata yang tidak mereka sebutkan dalam pengujian pertama.

Dumay kemudian menyimpulkan bahwa tidur dapat membuat otak untuk membuka ingatan yang sifatnya lemah. Meskipun begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apa yang mendasari hal tersebut.

Baca juga: Tidur Siang Nyatanya Bisa Tingkat Otak

Dumay mengungkapkan bahwa ketika tidur, ingatan yang tersimpan akan muncul kembali di hippocampus sehingga partisipan mengalami kembali hal tersebut. Hal tersebut lalu mengarahkan pada penguatan ingatan.

Menurut Dumay, hasil studi ini dapat dikembangkan. “Meskipun dalam studi ini materi yang dipergunakan adalah linguistik, hal ini dapat dikembangkan bagi korban ataupun saksi mata kejadian kriminal,” ungkap Dumay.

Tidur merupakan teman bagi daya ingat Anda. Jadi untuk berikutnya, jika Anda akan menghadapi ujian, presentasi ataupun aktivitas lain yang mewajibkan Anda untuk mengakses informasi dari ingatan Anda, pastikan Anda tidur cukup. Selamat mencoba! (*)

Tags: , , ,