Spiritualitas di Puncak Tangga Transformasi XL

Hasnul Suhaimi

Hasnul Suhaimi

Tahun 2007 menjadi tahun yang penting bagi XL dalam menjalankan bisnisnya. Persaingan di industri provider komunikasi seluler membuat XL harus mengubah total cara mereka berbisnis. Dalam proses transformasi yang bersifat menyeluruh tersebut, XL mengaku melibatkan nilai spiritual di dalamnya.

“Aspek spiritual merupakan atribut yang sangat penting dari Human Capital (HC) yang hebat. Intinya, spiritual adalah motivasi karyawan untuk memberikan yang terbaik kepada perusahaan, karena niat kerjanya adalah beribadah,” ungkap Hasnul Suhaimi, Senior Partner dari IRecons yang baru mundur dari jabatan Direktur Utama XL April lalu.

Hasnul mengungkapkan bahwa transformasi strategi bisnis yang dilakukan oleh XL tidak dapat dilakukan hanya pada departemen yang terkait langsung saja dengan transformasi tersebut. Lebih jauh dari itu, Hasnul menyebutkan bahwa seluruh unsur dalam perusahaan harus ikut berubah, dimulai dengan perubahan budaya perusahaan yang berfungsi sebagai perekat kerja sama antar karyawan.

Baca juga: Presdir XL: Strategi Kami Kini Belajar dari Ahlinya

Dan berbicara tentang budaya perusahaan, Departemen HC tentunya memiliki peranan kunci dalam mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari karyawan di tempat kerja. Departemen ini berfungsi sebagai motivator misalnya dengan menyediakan sistem bonus, penilaian performance dan pembentukan talent berkualitas yang siap untuk membawa perusahaan pada target yang telah ditetapkan. Pada XL, targetnya adalah menjadi operator telekomunikasi seluler nomor 2 di Indonesia pada tahun 2010. Berbagai upaya dilakukan, di antaranya adalah dengan menurunkan harga jual, meningkatkan volume konsumen, dan menekan biaya produksi.

Target tersebut diwujudkan dengan mengubah budaya perusahaan dengan nama baru, yakni its XL yang artinya integrits, teamwork, service excellence. Dijelaskan oleh Hasnul bahwa budaya ini hanya dapat terwujud apabila karyawan perusahaan menonjolkan spiritualitas sebagai bagian dari kompetensi mereka.

Lalu bagaimana langkah XL dalam meningkatkan spiritualitas karyawan? Berbicara mengenai spiritualitas, peran serta agama tentunya tak dapat terpisahkan. Oleh karena itu XL pun mencoba memakai pendekatan agama untuk mencetak kompetensi spiritual. Beberapa program yang dilakukan adalah dengan memperbaiki tempat ibadah di kantor XL, kemudian juga menciptakan program-program training rohani dengan pengajian, majelis taklim dan seminar-seminar bertajuk keagamaan.

“Talent-talent yang bekerja dengan niat untuk beribadah (red: spiritualitas tinggi), cenderung memiliki integritas yang tinggi pula, sesuai dengan budaya perusahaan yang berlaku di perusahaan,” tambah Hasnul.

Setelah berbagai upaya dilakukan, empat tahun kemudian, XL mendapatkan hasil yang sangat memuaskan yakni tarif harga pulsa XL yang turun 10 kali lipat, market share menjadi 2 kali lipat, revenue 3 kali lipat, jumlah konsumen empat kali lipat dan profitnya pun bertambah menjadi 4 kali lipat. Hasil membanggakan juga dapat dilihat dari kebahagian karyawan yang meningkat 4000 kali lipat. (@yunitew)

Baca juga: XL Lakukan Transformasi Agresif untuk Gaet Lebih Banyak Pelanggan

Tags: , ,