Ini Cara Menurunkan Stress Anti-mainstream!

life-864388_640

Untuk melepaskan stress, apa yang biasanya Anda lakukan? Memacu adrenaline, karaoke bersama rekan-rekan atau orang-orang tercinta, ataupun travelling merupakan aktivitas ‘mainstream’ yang dilakukan banyak orang untuk melepaskan stress dari rutinitas sehari-hari. Jika ‘anti-mainstream,’ Anda bisa mencoba melakukan upacara pemakaman untuk menurunkan stress. Aktivitas ‘anti-mainstream’ ini pun ternyata dilakukan oleh para pekerja di Korea Selatan.

life-864388_640

Seperti diketahui, Korea Selatan sendiri memang dikenal dengan angka bunuh diri yang tinggi. Stress karena pekerjaan menjadi salah satu alasannya. Sebanyak 40 kejadian bunuh diri bisa terjadi setiap harinya. Hal inilah yang membuat Jeong Yong-mun memiliki ide untuk membuat upacara pemakaman sendiri. Pengalamannya bekerja di perusahaan pelaksana upacara kematian membuatnya menciptakan solusi untuk menurunkan angka bunuh diri tersebut.

Baca juga: Menangkal Stress di Tempat Kerja? Ini 5 Caranya

Menurut The Telegraph, seperti yang dikutip dari HRMAsia.com, perusahaan di Korea Selatan mencoba menurunkan tingkat stress para pekerjanya dengan membuat mereka melakukan upacara pemakaman mereka sendiri. Hal ini dilakukan dengan tujuan, selain untuk menurunkan angka bunuh diri, juga untuk membuat para pekerja lebih menghargai hidup mereka. Bahkan beberapa perusahaan membuat para pekerjanya terlibat dalam menyiapkan upacara pemakaman tersebut.

Upacara pemakaman ini biasanya diadakan di Hyowon Healing Centre, Seoul. Terdapat beberapa sesi yang didesain sedemikian rupa untuk membuat para pekerja lebih menghargai hidup mereka. Selama proses pelaksanaannya, diputarkan video yang memperlihatkan bagaimana orang-orang kurang beruntung berjuang untuk hidup.

Baca juga: Berolahraga Dapat Mengurangi Stress

Upacara pemakaman ini dimulai dari surat perpisahan yang dituliskan bagi orang-orang tercinta. Kemudian mereka diperkenankan untuk masuk ke dalam peti mati. Selama mereka berbaring dalam peti mati, orang-orang pun hadir sambil membawa foto mereka. Seseorang yang berpura-pura sebagai angel of death akan menutup peti mati mereka. Cara ini membuat para pekerja merefleksikan diri, apa saja yang sudah mereka lakukan di dunia. (*)