Temukan Jawaban Bagaimana Memboosting Human Capital sebagai Mitra CEO dalam Menavigasi Transformasi di Organisasi

Sejatinya para pelaku Human Capital (HC) harus paham dunia bisnis, terlebih bisnis yang digeluti oleh perusahaannya. Jangan sampai sebuah divisi HC perusahaan hanya bekerja dari balik meja saja dan terpatok dengan teori-teori ke-SDM-an.

HCNC 2016_PPM Manajemen

Dalam menciptakan budaya organisasi yang inovatif, keahlian dan kompetensi karyawan serta gaya kepemimpinan dalam organisasi adalah dimensi yang penting. Oleh karena itu fungsi dan peran Human Capital harus memastikan organisasi memiliki talent yang mampu bersaing di masa depan, serta cukup kreatif, fleksibel dan proaktif dalam melakukan perubahan budaya organisasi.

Tak dapat dipungkiri, karyawan merupakan roda yang menjalankan perusahaan. Keakuratan dalam me-maintain karyawan menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Di situlah divisi HC berperan strategis demi membentuk Competent People. Apalagi dunia bisnis dan industri begitu dinamis perubahannya, perusahaan pun dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman, termasuk juga karyawannya yang harus siap sedia bertransformasi.

Keberadaan karyawan tak pernah bisa dikesampingkan dalam sebuah perusahaan, karena merekalah yang menggerakkan roda perusahaan. Peranannya juga menjadi lebih penting terlebih terkait dengan kebiasaannya di dalam menjalankan perusahaan karena akan menjadi sebuah budaya perusahaan. SDM harus menyadari secara penuh akan kebutuhan transformasi, mampu berkembang atau dikembangkan untuk menguasai kompetensi baru demi keberlangsungan perusahaan, disinilah peran divisi HC yang harus jeli.

Baca juga: Dunia Mengalami Disruptive Technology, Apa yang Harus Diperbuat Praktisi Human Capital?

Budaya organisasi, kompetensi dan keahlian karyawan, serta gaya kepemimpinan  merupakan titik ungkit keberhasilan transformasi organisasi yang biasa diukur dengan kinerja organisasi yang tetap terjaga (sumber: kerangka pikir transformasi PPM Manajemen). Human Capital memiliki kewajiban peran dan fungsi dalam organisasi untuk memastikan itu semua berjalan cantik agar mampu melakukan transformasi organisasi setiap  saat.

Pelaku fungsi strategis dan operasional Human Capital adalah para pemimpin dalam organisasi. Oleh karena itu peran Human Capital untuk menjadi mitra CEO dalam me’navigasi’ proses transformasi  menjadi sangat penting.

PPM Manajemen menjawab kebutuhan ini, dengan menghadirkan event tahunan sebagai wadah berkumpulnya para praktisi HR sekaligus menjalin jejaring.  Adalah Human Capital National Conference (HCNC)  2016 – BUILDING HIGH PERFORMANCE ORGANISATION IN DISRUPTIVE TECHNOLOGIES yang kali ini dilaksanakan di pulaunya para dewata, SANUR BALI, 27 – 29 SEPTEMBER 2016.

Inilah kesempatan yang tidak bisa dilewatkan untuk membina jejaring bersama para praktisi HR dari berbagai industri. (*/adv)