Seminar Sertifikasi Kompetensi Profesi

(Strategi Memenangkan Persaingan Di Pasar Kerja Global)

                                                      Jakarta, 15 Oktober 2014

Gelombang globalisasi memang merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari dan harus dihadapi. Negosiasi dalam persaingan global semakin banyak, baik di tingkat dunia regional maupun sub regional. Bidang-bidang usaha yang menjadi obyek negosiasi juga semakin meluas dan tekanan dalam negosiasi juga semakin kuat. Di tingkat ASEAN telah disepakati untuk mempercepat pelaksanan pasar bebas ASEAN dari tahun 2020 menjadi tahun 2015 yang tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah kesepakatan di bidang jasa, diantaranya adalah jasa profesional dan jasa tenaga kerja, telah disepakati dan ditandatangani dokumen saling pengakuannya (Mutual Recognition Arrangement – MRA). Seperti misalnya profesi Engineering (2005), Nursing (2006), Architect (2007), Land Surveying (2007), Medical and Dental Practitioners (2008), Accountant (2008) dan Hotel and Tourism.

Roadmap menuju ke arah Free Flow of Professionals dan Skilled Workers di atas telah disepakati sejak tahun 2008. Di antaranya harmonisasi regulasi serta pengembangan sistem dan kelembagaan (2008-2009), penyiapan dan pelaksanaan MRA (2010-2011), pelaksanaan pasar kerja bebas untuk jabatan-jabatan (okupasi) yang telah disepakati (2012-2013), sertaperluasan bidang-bidang profesi yang dibebaskan (2014-2015). Dengan demikian, pada saat pasar kerja bebas ASEAN dimulai tahun depan, mestinya semua infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pasar kerja bebas tersebut telah dibangun dengan kokoh. Infrastruktur dimaksud diantaranya adalah standar kualifikasi kompetensi nasional, sistem dan kelembagaan pendidikan dan pelatihan, sistem dan kelembagaan sertifikasi kompetensi profesi dan harmonisasi regulasi.

Sehubungan dengan hal-hal yang telah diuraikan di atas, sejauh mana kesiapan Indonesia dalam menghadapi persaingan di pasar kerja global dimaksud, khusunya di Asean Economic Community 2015?. Apabila belum siap, apa strategi penangkalnya agar pelaksanaan pasar kerja global tersebut tidak berdampak negatif terhadap kondisi ketenagakerjaan di Indonesia?. Memperhatikan rambu-rambu dalam kesepakatan MRA, tampaknya pengembangan Sistem dan Kelembagaan Sertifikasi Kompetensi Profesi dapat dijadikan strategi unggulan untuk menangkal dampak negatif dan sekaligus memenangkan persaingan di pasar kerja global.

Untuk mendalami sejauh mana Sertifikasi Kompetensi Profesi efektif sebagai strategi memenangkan persaingan di pasar kerja global serta bagaimana sistem dan kelembagaannya dibangun, Pusat Pembinaan Sumberdaya Manusia, Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (PPSM-YTKI), bekerjasama dengan Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia, akan menyelenggarakan Seminar Satu Hari dengan thema “Sertifikasi Kompetensi Profesi, Strategi Memenangkan Persaingan di Pasar Kerja Global”.

Agenda:

08.00- 09.00 Registrasi peserta

09.00 – 09.50 Pembukaan Seminar: Prof.DR.Awaloedin Djamin, MPA (Ketua Pengurus YTKI)

Keynote Speech : Mahmuddin Yasin, SE, MBA -Wamen BUMN

09.15 – 12.00 Sesi I dengan pokok bahasan:

ASEAN Economic Community
Oleh : Dr. Rahmat Pramono, MM – Dubes RI Untuk PTRI ASEAN

Globalisasi Pasar Kerja. Peluang atau Ancaman?
Oleh : Dr. Dra. Reyna Usman, MM – Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kemenakertrans

Moderator : Drs. Suparwanto, MM

12.00 – 13.00 Isoma

13.00 -16.00 Sesi II dengan pokok bahasan:

Konsepsi Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi
Oleh : Drs. M. Moedjiman – Ketua Dewan Pelatihan Kerja Nasional

Sistem dan Kelembagaan Sertifikasi Kompetensi Profesi
Oleh : Ir. Surono M.Phil – Badan Nasional Sertifikasi Profesi

Best Practice Sertifikasi di Tingkat Perusahaan
Oleh : Drs. Anton Subagiyanto, MBA – HR Director PT. SPINDO, Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia

Moderator: Prof. DR. Payaman J. Simanjuntak

16.00-16.15 Kesimpulan dan Penutupan

Seminar diharapkan dapat diikuti oleh:

– Manajer/Senior Staf HRD Perusahaan

– Lembaga Diklat

– Asosiasi Profesi

– Akademisi

– Kementerian/Lembaga Terkait

– Praktisi dan Pemerhati

Seminar akan diselenggarakan pada tanggal 15 Oktober 2014, di Gedung  PPSM – YTKI, Jl. Jend. Gatot SubrotoNo. 44, Jakarta Selatan.

Investasi: Rp 1,000,000.

Daftar di sini:

[vfb id=5]

 

Tags: , ,