Carilah Musuh Sebanyak-banyaknya!

Seperti yang barangkali sering kita dengar, banyak perusahaan baru (startup) gagal. Karena itu setiap bisnis yang masih berjalan sebenarnya memiliki cerita. Penting bagi pemimpin bisnis tersebut untuk mau membagikan cerita tentang apa yang telah dibangunnya dan goal yang sejak awal mereka tetapkan untuk dicapai.

Sebagai pemimpin bisnis, Anda perlu dengan bangga menceritakan yang sebenarnya, dan salah satu cara melakukannya adalah dengan menunjukkan bahwa brand Anda siap untuk menjadi penantang.

Internet telah menyebabkan lawan bisnis setiap bisnis muncul dengan cepat. Dengan meruntuhkan banyak batasan, kini menjadi relatif semakin mudah bagi pendatang baru untuk menjadi penantang kemapanan yang sudah ada. Menurut Ruslan Kogan, founder dan CEO Kogan.com, salah satu syarat menjadi brand penantang adalah harus memiliki musuh/lawan bisnis.

Lawan bisnis ini biasanya adalah perusahaan yang sudah berjalan cukup lama dan mendominasi pasar. Lawan bisnis merupakan brand yang diketahui banyak orang namun tidak disukai. Meskipun banyak orang yang tidak suka, namun mereka tidak mempunyai pilihan sampai akhirnya mereka menemukan brand Anda.

Bagi Richard Branson, selaku CEO Virgin Atlantic, lawan besar mereka adalah British Airways. Bagi Subway, lawan bisnis mereka adalah McDonald’s. Bagi Apple, musuh terbesarnya adalah IBM dan Microsoft. Perlu Anda ketahui bahwa lawan bisnis haruslah yang besar dan tidak disukai.

Anda perlu tahu dengan baik, siapa sebenarnya musuh Anda. Anda perlu memiliki keinginan untuk melawan mereka. Hal ini kemudian menjelaskan bagi orang lain apa yang membuat bisnis Anda tetap berdiri dan dapat menarik perhatian banyak orang, mengikuti dan meningkatkan nilai dari brand Anda.

Ruslan menambahkan, membuat brand dilirik oleh banyak orang bukanlah hal yang instan. Namun jika bisnis Anda terus melakukan inovasi dan terus berkembang, maka akan menjadi jaminan bahwa ada hal menarik dari bisnis Anda yang ingin diketahui orang lain.

Bagaimana memulainya? Pertama-tama Anda perlu mencari tahu apa yang diinginkan oleh brand Anda. Setelah itu mencari tahu siapa atau apa yang dapat menjadi tantangan bagi bisnis Anda. Terakhir, jadilah bangga atas apa yang sudah Anda lakukan. Anda mungkin perlu untuk keluar dari zona nyaman Anda, namun kecintaan dari pelanggan terhadap brand Anda akan membayar hal itu.

Baca juga: [Infografik] 10 Buku Inspirasional Untuk Memulai Bisnis

Tags: ,