Tips Kepemimpinan dari CEO TripAdvisor

Untuk Anda yang senang travelling, pasti Anda mengenal baik TripAdvisor, wadah rekomendasi bagi para traveler. Dengan fitur review hotels, travel methods dan destinasi liburan, TripAdvisor berhasil meraup keuntungan sebesar 944 juta dolar Amerika. Stephen Kaufer, merupakan dalang di balik kesuksesan kiblat para traveler ini.

Pasar online memang sangat kompetitif dan fluktuatif, namun Kaufer, berhasil mempertahankan eksistensi TripAdvisor untuk tetap bertahan di puncak. Apa saja yang dilakukan Kaufer untuk membuat TripAdvisor tetap eksis? Berikut beberapa tips dari Kaufer seperti yang dikutip dari FastCompany.com:

1. Siap dalam Menghadapi Perubahan

Kaufer meyakini bahwa jika bisnis kecil tidak mampu beradaptasi , maka ia akan terombang-ambing. Pada mulanya, Kaufer meluncurkan TripAdvisor karena seniornya di Harvard, mengalami kesuksesan yang mampu membuat karyawannya puas. Menurut Kaufer, mereka sudah merasa nyaman dengan hal itu. Namun, ketika di pasar terjadi pergolakan mereka tidak siap untuk menghadapi perubahan yang terjadi.

Ketika perusahaan mencoba model business-to-business, Kaufer tahu betul bahwa ia perlu untuk melakukan perubahan. Daripada ia mengikuti suatu metode yang ia ketahui tidak bekerja dengan baik. Kaufer dan rekannya kemudian beralih ke model lain. Mereka menjual Expedia.com, dan hal tersebut bekerja. Karena kesediaan TripAdvisor untuk berubah, hal ini kemudian membuat perusahaan meraup untung 70.000 dollar Amerika per bulannya.

2. Berubah Secepatnya

Rekan Kaufer kerap kali menggodanya dengan mengingatkan hal yang pernah Kaufer ucapkan ketika ia meluncurkan TripAdvisor, “Ketika kami mendapatkan 100 orang, maka saya akan keluar.” Namun saat ini, TripAdvsior sudah memiliki hampir lebih dari 2000 karyawan dan ia tidak terlihat terburu-buru untuk meninggalkannya.

Kaufer pada awalnya, menghindari perusahaan besar, karena ia berpikir bahwa perusahaan besar biasanya perubahannya lambat. Namun Kaufer menyadari bahwa TripAdvisor tidak perlu seperti itu. Kuncinya, “Ini mengenai hal proses pengambilan keputusan, dan memastikan bahwa setiap orang mengetahui apa yang sedang terjadi di perusahaan,” ungkap Kaufer.

Kaufer mengaplikasikan komunikasi terbuka dan transparansi pada perusahaannya. Setiap minggunya, TripAdvisor melakukan product review meeting. Meeting ini kemudian terbuka bagi setiap orang di perusahaan. Setiap orang bisa hadir dan berpendapat. Menurut Kaufer, hal seperti ini dapat meningkatkan ide untuk diwujudkan secepatnya.

3. Mengetahui Kebutuhan Pasar

Alasan di balik Kaufer mendirikan TripAdvsior adalah karena ia mengalami kebingungan saat merencanakan perjalanan ke Meksiko tanpa info yang cukup. Berdasarkan pengalaman inilah Kaufer mendirikan TripAdvisor. Dengan harapan mereka yang mengalami hal yang sama pada saat ia ingin travelling mendapatkan kemudahan.

Kaufer mengetahui siapa saja yang membutuhkan produknya dan mengapa mereka membutuhkannya. Kaufer menjelaskan bahwa memahami permintaan pasar merupakan hal baik untuk meningkatkan kualitas produk atau pelayanan yang mengarahkan pada kesuksesan.

4. Mengetahui Caranya Menghasilkan Uang

Pada awal TripAdvisor diluncurkan, Kaufer mengemukakan bahwa ia tidak yakin bahwa ia dapat menghasilkan uang. Kaufer mengetahui bahwa TripAdvisor memberikan fungsi yang penting bagi para penggunanya, namun tidak memahami dengan baik bagaimana caranya menghasilkan uang dari hal tersebut. Perusahaan akan jatuh dalam lubang kegagalan sebelum akhirnya Kaufer dan rekannya menemukan monetization model yang melibatkan situs-situs travel lainnya. Menurut Kaufer, salah satu aspek penting dalam membangun bisnis yaitu, “mengetahui dengan baik siapa yang akan membayarmu dan berapa banyak.”

5. Komitmen untuk Sukses

“Jika seorang entrepreneur ingin meluncurkan suatu bisnis namun cenderung untuk bekerja selama 45 jam di setiap minggunya, ini bukanlah mental yang dibutuhkan untuk memulai bisnis,” ungkap Kaufer. Kaufer mengungkapkan bahwa seorang entrepreneur harus memiliki komitmen untuk membuat apa yang mereka mulai menjadi sukses. Meskipun ada hal lain yang perlu dikorbankan dalam hidupnya. Kaufer mengakui pada awal-awal ia membangun TripAdvisor ia bahkan tidak memiliki waktu untuk makan malam dengan keluarganya.

Baca juga: Pelajaran Berharga yang Didapat CEO LinkedIn 

Tags: , , ,