Kapankah Anda Siap Menjadi Direktur?

josefbataona2

josefbataona2

Dalam presentasinya pada sebuah acara HR Leader Talk yang diselenggarakan oleh Karir.com bekerja sama dengan Portalhr.com di Jakarta (12/5), Josef Bataona menuliskan satu kalimat menggelitik berbunyi, “Kapankah Anda siap menjadi seorang direktur?”

Setiap orang yang bekerja dalam sebuah organisasi, tentunya memiliki impian untuk menjajaki career path hingga posisi top level atau direktur. Tapi kapankah Anda siap untuk menjadi pemimpin?

Josef Bataona, memaparkan pengalamannya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya ia memimpin sebuah departemen yang mengayomi puluhan ribu karyawan. Awalnya ia berpikir bahwa menjadi direktur senior tentunya sangat menyenangkan karena akan banyak bawahan yang dapat melayaninya. Tetapi ternyata hal tersebut tidaklah benar. Dari waktu ke waktu, ia justru sadar bahwa direktur adalah panggilan untuk melayani, bukan sebaliknya. Jadi, perjalanan Josef dari tahun 1980 memasuki dunia kerja hingga tahun 2000 adalah sebuah proses untuk sampai pada pemahaman bahwa seseorang siap menjadi direktur apabila ia siap untuk melayani.

Seorang pemimpin adalah panutan, bukan seseorang yang gila hormat atau yang paling benar di antara yang lain. Oleh karena itu, seorang pemimpin seharusnya tidak malu untuk mengaku dan meminta maaf jika melakukan kesalahan. Josef menuturkan bahwa suatu waktu ia pernah memunculkan sebuah skema cara kerja baru di perusahaan yang ternyata membuat karyawan bingung. Skema tersebut menjadi perbincangan karena dirasa tidak tepat untuk diimplementasikan di perusahaan. Lalu dalam sebuah forum diskusi, ketika skema itu kembali diperdebatkan, Josef berdiri dan berkata,

“Skema tersebut saya yang membuat dan memang ada kesalahan. Jadi lebih baik skema tersebut dibatalkan.”

Tak lama kemudian, ada seorang dari sudut ruangan yang bertepuk tangan dan diikuti oleh tepukan tangan seluruh orang di dalam ruangan. Pada kesempatan lain Josef bertanya mengapa orang tadi bertepuk tangan, akankah dia senang kalau direkturnya membuat kesalahan, candanya. Namun orang tersebut menjawab bahwa ia bertepuk tangan karena kagum ada seorang pemimpin yang berani mengaku salah di depan umum. Tak banyak yang cukup berani melakukan hal tersebut.

Seperti kata pepatah lama bahwa seseorang yang tidak dapat melayani, sesungguhnya ia tidak dapat memimpin, maka demikian juga ketika kita menjadi seorang senior director. Melayani dan juga melahirkan generasi pemimpin baru adalah inti dari kepemimpinan. Ulasan tersebut adalah nasihat dari Josef Bataona, Direktur Human Resource Department Indofood Sukses Makmur. Tokoh yang dihormati di bidang Sumber Daya Manusia tersebut membuktikan komitmennya untuk sharing, selain dalam diskusi juga melalui blog, social media maupun buku. Buku terbaru yang ditulisnya berjudul “Kisah 10 Ribu Yang Mengubah Hidupku” bercerita tentang pengalaman-pengalaman inspiratifnya selama menapaki tangga karir. (*/@yunitew)

Tags: