8 Langkah Agar Dikenali Sebagai Leader

Kepemimpinan adalah sebuah seni yang membutuhkan skill yang perlu diasah dan dikembangkan setiap harinya. Namun, sebelum lebih jauh mencari tahu tentang kiat-kiat untuk menjadi seorang pemimpin, Marty Fukuda, dalam entrepreneur.com memberikan ulasan menarik untuk kita simak. Ulasan tersebut adalah mengenai 8 langkah yang dapat kita implementasikan, sebagai starter, dalam aktivitas sehari-hari jika cita-cita kita adalah menjadi seorang pemimpin:

1. Fokus

Seberapa fokuskah Anda bekerja? Ada sebuah perkiraan yang menyebutkan bahwa sebagian besar, karyawan kehilangan 20% waktu kerjanya karena tidak fokus. Hal ini bisa dipicu oleh penggunaan sosial media yang tidak pada tempatnya, menggosip atau melamun. Jika Anda adalah salah satu di antara kebanyakan orang tersebut, cobalah menghilangkan kesibukan-kesibukan yang tidak perlu tersebut. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh tambahan 20% yang orang lain tidak dapatkan.

2. Jadilah team mate yang baik

Kita tidak akan pernah menjadi seorang pemimpin yang baik apabila kita tidak bisa menjadi seorang rekan tim yang baik. Seperti ucapan seorang pebasket legendaris Mickey Mantle, “ketika mati nanti, aku ingin ‘A great team mate (partner tim yang hebat)’ tertulis di batu nisanku”. Dengan menjadi partner tim yang baik, orang akan menjadi respect karena kita berada di antara mereka saat dibutuhkan. Inilah salah satu prasyarat untuk menjadi pemimpin yang baik.

Baca juga: 5 Value seorang Leader dari Handry Satriago

3. Menggali Tantangan

Pernahkah bos Anda menawarkan tugas tambahan yang sifatnya sukarela? Cobalah untuk mengambil tugas tersebut. Menangkap tantangan jelas akan memperlihatkan inisiatif yang Anda miliki. Melakukan sesuatu di luar pekerjaan utama, selain mendapatkan apresiasi dari atasan, juga dapat merupakan kesempatan bagi Anda untuk membuktikan bahwa Anda mampu mengerjakan banyak hal.

4. Mengembangkan Diri

Banyak orang menunggu performance review hanya untuk menunggu apa yang dikatakan oleh atasan mereka. Akan tetapi, seorang leader yang baik tidak demikian, mereka akan bertanya tentang hal apa yang harus ditingkatkan, apa kritik dan saran dan di bidang apa seharusnya mereka fokus.

Sekali waktu temui orang yang Anda kagumi, lalu mintalah rekomendasi buku yang tepat untuk Anda baca. Untuk meng-upgrade pengetahuan, sempatkan untuk mendengar podcast atau audio recording tentang materi entrepreneurship ketika menunggu bus atau di sela-sela kesibukan lain. Ketika di kantor, Anda bisa mengimplementasikan ilmu yang Anda pelajari tadi pada kasus nyata yang ditemui di perusahaan. Tetaplah melakukan brainstorming dengan rekan kerja lainnya.

5. Cakap dalam Berkomunikasi

Untuk menjadi seorang leader yang hebat, kita perlu menjadi seorang komunikator yang baik. Intinya kita harus mejadi seorang clear-thinker, bisa menyampaikan isi kepala kita. Dan itu berarti kita harus memperhatikan intonasi, bahasa dan cara menyampaikan. Untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi, kita bisa membaca ulang email yang telah kita kirim. Pastikan bahwa email tersebut mudah dipahami, dengan meminta salah satu teman untuk membacanya. Kemudian, ketika menyampaikan pendapat dalam meeting, cobalah merekamnya. Lalu dengarkan dan mintalah saran kepada orang yang Anda percaya tentang rekaman tersebut.

6. Menjadi diri sendiri

Dalam sebuah kompetisi, acapkali kita menghitung-hitung kekuatan lawan kita, apakah mereka di atas atau di bawah kita. Padahal akan lebih baik apabila kita fokus pada apa yang kita lakukan. Dengan semangat melakukan yang terbaik, kita tidak akan pernah gentar melawan siapapun. Dalam menyelesaikan tugas kita pun kita tidak perlu terpengaruh dengan sejauh mana progress  pekerjaan orang lain. Dengan begitu, ketika partner kita malas, kita tidak ikutan malas dan sebaliknya. Selain itu, kita harus ingat bahwa akan semakin banyak peluang terbuka apabila kita memberikan kesempatan kepada orang lain dengan bekerja sama.

7. Siap Kerja

Satu hal yang harus kita ingat adalah bahwa tidak ada shortcut untuk menjadi seorang pemimpin. Memahami hal tersebut, bukan berarti kita harus bekerja ekstra keras sepanjang minggu. Setidaknya, kita harus siap jika sewaktu-waktu kita harus bekerja dengan porsi yang lebih banyak dan lama daripada biasanya. Bekerja keras dan tetap semangat ketika tekanan berdatangan adalah salah satu cara brilliant untuk membuat kita “dilihat” oleh atasan.

8. Selalu Siap Untuk Peluang

Kita bisa belajar dari kisah unik Warren Buffet sebelum ia mulai menjadi investor. Saat itu ia berada di sebuah lift yang penuh. Terlihat sebuah koin di lantai lift. Semua orang melihatnya, tetapi tak seorang pun tertarik mengambilnya. Sampai akhirnya dia sendirilah yang mengambil dan menyimpannya, “Ini akan menjadi awal dari beberapa milyar berikutnya”. Dari peristiwa tersebut, kita dapat mengambil pelajaran bahwa untuk menjadi seorang leader kita harus mempu menangkap peluang yang sama sekali tidak dilihat orang lain.

Baca juga: 5 cara dorong karyawan menjadi leader

 

Tags: ,