7 Dosa Mematikan Seorang Pemimpin

Ketika kita berusaha untuk menjadi yang terbaik, kita akan memanfaatkan segala kesempatan dan kemungkinan yang dapat mendukung kita untuk menjadi yang terbaik. Namun terkadang jalan yang diambil tidak selamanya jalan yang baik. Tanpa disadari terkadang kita melakukan hal-hal yang bukannya membuat kita menjadi lebih baik, namun malah menjatuhkan diri kita.

Apabila di agama Nasrani dikenal 7 dosa mematikan (7 deadly sins), Inc.com memaparkan 7 dosa yang sama yang perlu diwaspadai seorang pemimpin. Apa saja tujuh hal tersebut? Simak pemaparannya di bawah ini.

1. Bangga

Perasaan bangga yang pas dan self-esteem merupakan hal yang baik bagi diri Anda, serta dibutuhkan dalam mencapai kesuksesan. Namun jika Anda merasa Anda lebih penting daripada orang lain, itu tandanya Anda menyakiti diri Anda sendiri. Hal ini dikarenakan Anda merasa tidak yakin dengan diri Anda sendiri. Seorang pemimpin yang baik akan merangkul dirinya dengan kedekatan, hubungan yang sehat dan pengalaman yang mendalam dengan orang lain. Perasaan bangga memang dibutuhkan, namun jika kadarnya berlebihan hal ini dapat menjatuhkan diri Anda sendiri.

Baca juga: Pemimpin yang baik adalha pendengar yang baik

2. Iri Hati

Sedikit rasa iri memang dibutuhkan dalam hidup. Hal ini bertujuan agar diri sendiri dapat terus termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Namun rasa iri yang berlebihan dapat membuat Anda tidak terkontrol. Anda berusaha untuk menjadi yang terbaik namun mengesampingkan tujuan utama Anda. Fokuslah pada tujuan Anda. Pergunakan segala kemampuan Anda untuk membuat perubahan yang positif.

3. Marah

Sesekali mengekspresikan rasa marah mungkin memang dapat dimengerti bahkan disarankan. Namun jika Anda menjadikan kemarahan untuk menjatuhkan ataupun menyakiti orang lain, maka hal itu menjadi tidak baik bagi diri Anda. Seorang pemimpin yang baik tidak menyangkal kemarahan mereka namun merubah energi tersebut menjadi hal yang sifatnya konstruktif.

4. Malas

Malas merupakan musuh utama setiap individu. Terlalu sering menunda menyelesaikan suatu pekerjaan dan tidak mampu untuk meraih target yang telah ditentukan, bisa menjadi salah satu sumber kegagalan Anda. Apapun permasalahannya, orang lain akan mengharapkan Anda untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Jika Anda terus menuruti rasa malas Anda hal ini akan menjatuhkan diri Anda sendiri.

5. Hawa Nafsu

Passion merupakan hal yang penting, namun segala bentuk nafsu dapat membuat segala rencana Anda berantakan. Dorongan yang hanya sesaat ataupun dorongan untuk keinginan pribadi yang terlalu besar dan tidak dapat dikontrol dapat menutupi jalan Anda menuju kesuksesan. Pemimpin yang baik dapat menjaga fokus mereka pada tujuan utama mereka.

6. Serakah

Bukan hal yang sulit untuk menemukan para pemimpin yang memandang bahwa apa yang dimilikinya tidak akan cukup untuk orang lain. Hal ini kemudian mengarahkan pada sifat keserahakan seseorang. Pemimpin yang baik harus dapat membagi apa yang dimilikinya bagi sekitarnya. Entah itu ilmu yang dimilikinya ataupun waktu yang dimilikinya.

7. Rakus

Segala hal yang sifatnya terlalu banyak bukanlah hal yang baik. Excessive behavior, entah itu minum, makan ataupun bekerja, dapat membuat Anda tidak seimbang. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menyeimbangkan apa yang ia inginkan. Mulai dari keinginan, kebutuhan, dorongan, kapabilitas yang dimiliki dan tujuan yang akan dicapai.

Baca juga: Jadilah Pemimpin yang Sehat

 

Tags: ,