4 Keterampilan Fundamental Penentu Kesuksesan Pemimpin

smiley-1041796_640

Jika kita melihat sosok seorang Michael Jordan, coba pikirkan berapa banyak lemparan bebas yang harus ia lontarkan untuk bisa menjadi seperti saat ini. Demikian juga Mike Tyson, tentunya ia telah ribuan kali melontarkan kepalan tinju untuk mendapatkan satu pukulan yang dapat menaklukan lawan. Mereka semua tetap berlatih hal-hal dasar meskipun telah mencapai level professional untuk membuat mereka terus berkembang.

smiley-1041796_640

Lalu bagaimana mungkin kita berpikir bahwa setiap pemimpin di level yang berbeda memerlukan keterampilan yang berbeda-beda?

Menurut Jack Zenger dan Joseph Folkman, dari konsultan pengembangan Kepemimpinan Zenger/Folkman di Amerika, setiap pemimpin, dari level manapun harus belajar keterampilan yang sama. Dalam sebuah tulisan di Harvard Business Review, mereka mengungkapkan bahwa baik itu supervisor, manager, senior manager maupun eksekutif tetap harus mempelajari keterampilan yang sama.

Baca juga: Mark Zuckerberg Pemimpin Ideal Generasi Milenial

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, mereka telah melakukan survey terhadap 300.000 CEO, eksekutif dan juga anak buah di banyak organisasi. Alih-alih menemukan perbedaan keterampilan di tiap-tiap posisi, mereka justru mendapatkan hasil bahwa keterampilan yang mereka butuhkan adalah sama seperti ketika baru masuk kerja. Berdasarkan penelitian ada 4 (empat) jenis keterampilan yang sangat diperlukan oleh pemimpin untuk dapat menyukseskan tim, antara lain:

1. Menginspirasi dan memotivasi orang lain.

2. Menunjukkan integritas yang tinggi dan kejujuran.

3. Mampu menyelesaikan masalah dan menganalisis isu yang muncul.

4. Memberikan hasil dari kinerja dan rstrategi yang dijalankan.

“Hasil riset ini menunjukkan bahwa ketika seseorang mengalami kenaikan posisi di sebuah organisasi, keterampilan fundamental yang harus kita pelajari tidaklah harus berubah jauh”, ungkap Zenger dan Folkman.

Baca juga: Anda Seorang Pemimpin atau Boss?

Meskipun demikian, tetap ada 3 (tiga) keterampilan yang pemanfaatannya tergantung pada level atau posisi seorang pemimpin di organisasi. Ketiga keterampilan tersebut antara lain: 1) komunikasi yang powerful (kuat) dan efektif, 2) berkolaborasi dan menggalakkan kerja tim, dan 3) membangun hubungan baik.

Dalam penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa berkomunikasi secara efektif dan powerful merangkak pada posisi dua dalam kuisioner untuk posisi senior manajer. Sedangkan untuk posisi eksekutif justru “kemampuan untuk membangun perspektif strategis” turun ke posisi lima sedangkan bagi posisi lain, keterampilan ini justru menanjak naik. (*)