Ini Alasannya, Kenapa Skill Lebih Penting Daripada Gelar Akademis

library-922998_640

Gelar akademis bukan syarat mutlak untuk menjadi milyuner. Nyatanya para milyuner seperti Mark Zuckerberg, Bill Gates dan Sean Parker, merupakan mereka yang memutuskan untuk dropout dari sekolah. Forbes pun pernah merilis 27 orang lulusan high school yang mampu menjadi salah satu dari 400 orang terkaya di Amerika pada tahun 2012. Benarkah orang kaya yang berkuliah menjadi kaya karena gelar mereka? Ternyata tidak.

library-922998_640

(Image: Pixabay)

Mereka yang sukses tidak menghargai usaha ataupun waktu, namun hasil akhir. Jika sekolah memberikan Anda hasil yang baik maka hal tersebut baik bagi Anda. Namun berapa banyak orang yang rela berhutang demi melanjutkan sekolahnya? Dan setelah selesai sekolah mereka sulit untuk mendapatkan pekerjaan sehingga hutang tersebut semakin besar. Jika tujuan Anda bersekolah untuk ‘mengamankan’ keuangan Anda, maka Anda salah.

Baca juga: Inilah 10 Skill yang Dibutuhkan di Masa Depan

Permasalahannya bukanlah di pendidikan, namun pendekatan yang dilakukan. Ketika Anda memutuskan untuk sekolah, Anda juga harus memikirkan mengenai skill. Tidak hanya sekedar ilmu pengetahuan dan teori. Perlu Anda ketahui bahwa hanya 27% para lulusan perguruan tinggi yang bekerja sesuai dengan bidang yang dipelajarinya. Salah satu alasan mengapa Anda harus sekolah adalah untuk meningkatkan skill. Satu-satunya hal yang membuat Anda lebih ‘bernilai’ di pasar pencari kerja adalah skill Anda.

Baca juga: Formula 60:40 Perbandingan Soft Skill vs Skill Teknis Praktisi HR

Terdapat 28 juta lebih bisnis kecil-kecilan di Amerika namun 2/3 di antaranya gulung tikar karena merugi. Kebanyakan bisnis tidak berjalan mulus bukan karena tidak berpendidikan, namun karena tidak memiliki skill. Ketika informasi mudah untuk didapatkan di mana saja, skill menjadi hal yang terlupakan.

Apa yang dibutuhkan industri pada masa kini adalah orang yang memiliki skill, bukan orang yang berpendidikan. Mereka yang bermotivasi tinggi dan motivasi tersebut datang dari skill yang dimiliki. Mereka yang sukses tidak dilahirkan melalui kesuksesan, melainkan melalui pendidikan, motivasi dan latihan sehingga membentuk skill mereka dan membuat mereka lebih bernilai. (*)