Yang Cantik dan Tampan Cenderung Lebih Sukses

Mereka yang berpenampilan menarik, baik itu laki-laki maupun perempuan, memiliki kecenderungan utuk mendapatkan sesuatu yang “lebih” daripada orang kebanyakan. Orang-orang yang berpenampilan menarik akan lebih cepat di-hire, lebih cepat dipromosikan, bisa menjual lebih banyak dan bahkan bisa mendapatkan pinjaman bank lebih mudah dari pada orang-orang berpenampilan rata-rata. Bernard Marr, dalam artikelnya di Linkedin menunjukkan berbagai penelitian yang mengukuhkan hal itu.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Daniel Hamermesh, yang juga dipublikasikan dalam bukunya yang berjudul, “Beauty Pays: Why Attractive People Are More Successful”, mengungkapkan bahwa orang yang memiliki penampilan menarik atau good looking memiliki gaji yang cenderung lebih besar dibandingkan orang lain yang penampakan fisiknya “biasa-biasa” saja. Bahkan, dari penelitian yang sama, berpenampilan menarik membuat ia lebih cepat diangkat karyawan, dipromosikan dan memiliki ranking kerja yang lebih baik. Tidak hanya itu, ada kalanya orang-orang yang cantik atau tampan mendapatkan privilege yang lebih ketika meminjam uang di bank.

Dalam riset lain yang dilakukan oleh Satoshi Kanazawa, ahli psikologi evolusioner dari London School of Economic, terungkap bahwa seseorang yang memiliki wajah lebih menarik cenderung memiliki tingkat intelejensi yang lebih tinggi, terlebih lagi apabila ia laki-laki.

Ada juga periset lain David Ruth dan Amy Hodges dari Rice University yang memaparkan bahwa orang-orang yang memiliki kecantikan atau ketampanan di atas rata-rata akan lebih mudah lolos dalam interview.

Lalu, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Profesor Dario Maestripieri dari University of Chicago menyimpulkan bahwa, kecenderungan orang berpenampilan menarik lebih sukses dari orang-orang lainnya adalah karena alasan “sex factor”. Hasil penelitiannya menemukan orang-orang berpenampilan menarik terlihat lebih potensial menjadi sex partner dari pada mereka yang berpenampilan rata-rata.

Lepas dari benar atau tidaknya “sex factor” mempengaruhi keberuntungan seseorang, terlihat bahwa penampilan fisik seseorang berpengaruh terhadap kesuksesannya. Dan memang tidak dipungkiri bahwa penampilan fisik adalah salah satu dasar penilaian kebanyakan orang terhadap orang lain yang baru ditemuinya.

Tags: