Yahoo Pecat CEO-nya

Carol Bartz-1

Industri teknologi  informasi, kembali mewarnai pemberitaan global tentang mundurnya para pimpinan puncak, dalam waktu yang beruntun. Setelah sebelumnya Steve Jobs mundur dari jabatan CEO di perusahaan yang memang dibesarkannya, Apple, kini giliran raksasa lain, Yahoo Inc harus kehilangan CEO-nya, Carol Bartz.

Carol Bartz, seperti dilansir oleh Bloomberg, saat ini secara resmi tidak lagi menduduki jabatan sebagai Chief Executive Officer Yahoo Inc. Sedikit berbeda dengan kasus di Apple, Bartz bukannya mundur dengan suka rela, tapi santer terdengar kabar bahwa ia tak lagi menjadi CEO Yahoo justru karena alasan dipecat. Hebohnya, banyak media menulis, pemecatan dirinya ini dilakukan dengan tidak jamak untuk posisi seorang CEO, yakni lewat telepon.

Ihwal pemecatan CEO Yahoo tersebut, mengemuka ketika memo yang dipercaya ditulis langsung oleh Bartz untuk dikirimkan kepada seluruh karyawan Yahoo bocor. Bartz menuliskan,

To all, I am very sad to tell you that I’ve just been fired over the phone by Yahoo’s Chairman of the Board. It has been my pleasure to work with all of you and I wish you only the best going forward,”

Carol,

Sent from my iPad.

Kini kendali tampuk pimpinan Yahoo untuk sementara dipegang oleh Chief Financial Officer, Tim Morse. Belum jelas benar apa alasan Yahoo memecat Bartz. Analisa media global menyebutkan, investor merasa sangat frustasi dengan pertumbuhan Yahoo belakangan yang menurun drastis dan bahkan aset-aset di Asia mengalami penyusutan tajam. Di bawah Bartz, yang didapuk sebagai CEO sejak Januari 2009, Yahoo bukannya tanpa inovasi. Keberhasilannya dalam menggandeng kemitraan dengan Microsoft Corp sempat membuat angin segar.

Sayangnya, Yahoo gagal membuat banyak kemajuan di pasar pencarian AS (search engine) dan justru search engine bikinan Microsoft, Bing yang justru menggerogoti pasarnya Yahoo. Tak heran, harga saham Yahoo turun 22% tahun ini, dibandingkan dengan penurunan 6,7% untuk Nasdaq Composite Index. Yahoo, yang berbasis di Sunnyvale, California, mengatakan akan menyewa sebuah perusahaan pencari untuk membantu menemukan CEO permanen. Mungkin ini yang akan segera menjawab kicauan di social media tentang Yahoo terkini, yakni Yahoo who? atau Ya-who?

Tags: