Wanita Perlu Siasat Khusus untuk Mencapai Posisi Puncak

Presiden Direktur IBM Indonesia Betti Alisjahbana membagikan rahasia suksesnya dalam seminar bertema “Women and Nation” yang merupakan bagian dari rangkaian acara Psychology Expo 2007 yang digelar Fakultas Psikologi UI di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (27/6/07).

Betti wanita pertama di Asia Pasifik yang menduduki posisi puncak di perusahaan multinasional itu. “Selama 70 tahun IBM tidak mempunyai CEO wanita, dan karena itu saya harus membuktikan, wanita mampu mengemban tanggung jawab ini agar selanjutnya wanita terus diberi kesempatan untuk menduduki posisi puncak.”

Siasat yang dibagikan Betti itu kemudian dirumuskan oleh moderator Dharmayati Utoyo Lubis yang juga merupakan Dekan Fakultas Psikologi UI dengan angka 4-7-15.
Dimulai dari 4P sebagai fondasi sukses di dunia kerja, yang terdiri dari Performance, Perserverance, Practice dan Patience. Sementara 4P berlaku untuk pria maupun wanita, 7 siasat berikutnya diberikan Betti khusus untuk wanita. “Ini rahasia saya lho,” ujar Betti.

Siasat pertama, carilah mentor atau sponsor yang tepat, yakni yang yang lebih senior dan lebih dekat pada pengambil keputusan. Wanita juga harus lebih meningkatkan visibilitas performanya, sebab kinerja yang baik tidak akan terlihat bila tidak ditunjukkan.

“Menurut pengalaman saya, wanita itu sering sungkan menunjukkan dirinya, misalnya ketika ada eksekutif yang berkunjung, biasanya yang pria yang maju dan berbicara, yang wanita lebih banyak memilih diam.”

Wanita juga sering tidak melakukan networking karena ketika sudah tiba waktu pulang kerja, mereka akan segera pulang agar bisa memberikan waktu untuk keluarga. Padahal, networking sangat penting dalam karir. Wanita harus bisa membagi waktu.

Cara berkomunikasi juga penting, bukan hanya dari kata-kata, tapi juga bahasa tubuh dan intonasi berbicara. “Penting saya tekankan di sini juga bahwa wanita harus menyampaikan career objective-nya kepada atasan, karena biasanya orang-orang berasumsi bahwa wanita tidak berambisi.”

Betti juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan. Sukses itu jalannya panjang, bagaikan lari maraton, sehingga diperlukan energi yang terjaga dengan baik untuk bisa menikmati perjalanan itu.

Siasat keenam yang diberikan Betti adalah berani mengambil risiko yang bertanggung jawab. Diingatkna, orang yang tidak terbiasa dengan ketidaknyamanan, tidak akan pernah mencapai posisi yang lebih tinggi.

Terakhir, perlunya menguasai politik organisasi, kejelian melihat siapa yang mengambil keputusan untuk hal-hal tertentu. Belum tentu CEO itu pengambil semua keputusan. Ada hal-hal tertentu yang sangat ditentukan oleh penasihat maupun orang-orang terdekat CEO tersebut.

Agar wanita bisa mencapai posisi puncak, Betti memberi tambahan 15 ide, antara lain selalu melihat big picture, berinvestasi untuk diri sendiri dan mengenal diri sendiri.
Selain Betti, beberapa tokoh wanita terkemuka dari berbagai bidang juga menjadi pembicara seminar yang dibuka oleh Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono yang akan akan berlangsung sampai Kamis (28/6/07) besok tersebut. Antara lain, Dr. Martha Tilaar, Nia Dinata dan Baby Jim Aditya.

Tags: