Upah Minimum DKI 2007 Naik Hampir 10%

Ini kabar gembira bagi segenap kaum pekerja di DKI Jakarta. Gubernur Sutiyoso mengumumkan, Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun depan akan naik 9,95% menjadi Rp 900.560 dari besaran tahun ini, Rp 819.100. UMP baru itu berlaku mulai 1 Januari 2007.

Kenaikan UMP dilakukan setelah mempertimbangkan inflasi tahun 2007 yang mencapai 7% dan pertumbuhan ekonomi sekitar 6,6%. Gubernur menegaskan, penentuan UMP baru telah melibatkan tiga pihak terkait, yakni pemerintah, pengusaha dan perwakilan buruh, ditambah pakar ekonomi.

“Kami sudah cek wakil buruh, pengusaha juga sudah oke. Mekanismenya juga sudah benar. Jadi, saya harap semua pihak bisa menerima,” ujar Sutiyoso usai memaparkan angka kenaikan UMP DKI kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno di Jakarta, Jumat (3/11) seperti dilaporkan Harian Warta Kota.

Kenaikan UMP tahun 2007 memang tidak setinggi kenaikan dari tahun 2005 ke tahun 2006 yang mencapai 15,7%. Pasalnya, inflasi tahun 2006 yang mencapai 16,06% jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi 2007. Namun, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Rusdi Mukhtar, dengan kenaikan 9,95% ini pun pendapatan riil pekerja tetap naik 2,95%.

Penentuan UMP dilakukan oleh Dewan Pengupahan DKI berdasarkan survei komponen kebutuhan hidup layak (KHL) sesuai Permenaker No 226/2000. Dewan Pengupahan itu sendiri merupakan pertemuan tiga pihak yang melibatkan tujuh wakil pemerintah, tujuh wakil pengusaha, dan tujuh wakil serikat pekerja. Ditambah pakar ekonomi dan akademisi sebagai konsultan.

Berdasarkan survei KHL di 10 pasar di Jakarta, Dewan Pengupahan menetapkan KHL tahun 2007 mencapai Rp 991.988. Dewan kemudian menetapkan besaran angka nominal UMP menjadi Rp 900.560. Jumlah itu berarti, UMP DKI menyentuh 90,78% KHL.
“UMP bukan standar tapi merupakan jaring pengaman. Itu hanya boleh diberlakukan pada pekerja yang masa kerjanya di bawah satu tahun. Kalau sudah di atas satu tahun tidak boleh pakai angka ini. Harus ada kenaikan yang dibicarakan antara pekerja dan manajemen perusahaan,” ujar Rusdi.

Tags: