Tingkatkan Daya Saing, Telkom Terapkan CBHRM

Kini karyawan berusia muda di PT Telkom tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan promosi. Karir di Telkom tidak lagi berdasarkan pada senioritas, tapi berbasis kompetensi.

Perubahan dalam industri telekomunikasi nasional, khususnya sejak Telkom tidak lagi menjadi pemain tunggal dalam industri ini, mendorong Telkom untuk segera membenahi manajemen SDM-nya. Untuk meningkatkan daya saing, Telkom telah berhasil menerapkan Competency Based Human Resource Management (CBHRM) sejak 2004.

“Dulu hampir bisa dikatakan turn over di Telkom itu 0%. Tapi, sekarang mulai banyak talent di Telkom yang dilirik perusahaan lain, terutama di bidang selular,” ujar Operation Senior Manager HR Area II Jakarta Sofyan Rohidi.

Semakin ketatnya persaingan bisnis menuntut pengelolaan SDM yang baik pula. Dengan penerapan CBHRM, Telkom ingin menghapus masalah-masalah HR internal yang selama ini dihadapi. Antara lain, sistem yang masih berbasis senioritas, organisasi yang tidak standar dan serikat pekerja yang terlalu kuat.

Masalah lain adalah apa yang disebut Sofyan dengan ungkapan “banyak orang tapi tidak cukup”.

“Itulah yang dihadapi oleh Telkom dulu. Karyawannya banyak, tapi dari sisi kompetensi yang dibutuhkan, tidak banyak,” kata Sofyan dalam salah satu sesi Kongres Nasional II Assessment Center Indonesia di Hotel Borobudur Jakarta, pekan lalu.

Masalah-masalah itu sedikit demi sedikit berhasil dihapus dengan penerapan sistem CBHRM. “Kini banyak orang muda yang menjadi Kandatel,” tambah Sofyan.

Sistem CBHRM yang diterapkan Telkom adalah sistem yang dibangun oleh internal Telkom sendiri. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya tidak menggunakan konsultan. Bahkan, aplikasi untuk sistem yang semuanya berbasis online itu dibangun sendiri oleh Telkom.

“Sistem online ini dibangun sedemikian rupa agar orang-orang akan mengisi dengan jujur, objektif dan profesional. Tidak mudah untuk melakukan kongkalikong, misalnya dalam penilaian kinerja,” ujar Sofyan mantap.

Sofyan memaparkan dengan detil sistem penilaian karyawan di Telkom yang terdiri dari penilaian berdasarkan kinerja dan berdasarkan kompetensi. Sistem manajemen kinerja yang kompleks itu sepenuhnya dilakukan secara online, dan Telkom terbuka untuk benchmarking dengan perusahaan lain.

Tags: