Tiga Alasan Pokok Karyawan Setia pada Perusahaan

Kapan pun dan di mana pun, harapan karyawan sebenarnya selalu sederhana. Namun, pemenuhannya yang mungkin tidak sederhana. Mereka “hanya” ingin gaji yang lebih tinggi, program dana perawatan kesehatan yang lebih baik dan perhargaan yang lebih besar dari atasannya. Itu saja.

Sebuah studi yang dilakukan atas 1200 karyawan oleh konsultan tempat kerja Kronos dan lembaga jajak pendapat Harris International di Amerika Serikat berhasil mengidentifikasi apa yang paling diinginkan oleh karyawan dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Menduduki peringkat teratas dalam daftar harapan tersebut adalah ketentuan mengenai perawatan kesehatan. Menurut karyawan, program benefit yang berkaitan dengan perawatan kesehatan secara menyeluruh merupakan satu dari tiga alasan pokok bagi mereka untuk setia dengan perusahaan tempat mereka bekerja.

Survei mencatat, pemenuhan kebutuhan akan perawatan kesehatan secara menyeluruh juga merupakan benefit yang diinginkan oleh karyawan, melebihi gaji yang kompetitif.

“Mengingat banyak perusahaan tidak selalu berhasil menjaga usaha meretensi karyawan-karyawan berkualitas yang mereka miliki, kami merasa temuan ini penting bagi organisasi untuk dipertimbangkan ketika tiba saatnya mengimplementasikan perubahan-perubahan dalam lingkungan tempat kerja mereka,” ujar VP Kronos bidang Strategi Perusahaan Jim Kizielewicz.

Penelitian tersebut juga menemukan fakta yang terang bahwa banyak karyawan merasa sangat tidak puas dengan pekerjaan mereka. Hampir dua pertiga –atau sekitar 62%– mengaku, baik secara aktif maupun pasif, masih terus mencari tempat baru untuk pindah kerja.

Survei mengingatkan, program benefit perusahaan merupakan salah satu pendorong utama kepuasan karyawan, dan pada gilirannya mendongkrak tingkat retensi.

Disamping terpenuhinya kebutuhan perawatan kesehatan, karyawan juga menyebut gaji yang kompetitif, program bonus yang bagus dan benefit lain seperti fleksibilitas jam kerja sebagai prioritas mereka. Benefit lain yang juga populer adalah akses pada dana pensiun dan reimbursement.

Masih berkaitan dengan benefit, survei menemukan bahwa di antara karyawan yang telah bekerja lima tahun atau lebih, lebih dari seperempat mengaku merasa dihargai dan mempertimbangkan hal itu sebagai alasan utama untuk tetap bertahan di perusahaan tempat mereka bekerja.

Hampir seperlima dari mereka yang bekerja di bawah lima tahun mengundurkan diri dari perusahaan karena merasa tidak dihargai.

Survei menyoroti fakta yang mengkhawatikan bahwa sepertiga dari seluruh responden mengaku tidak puas dengan pekerjaan mereka sekarang, dan menyebut “diperlakukan dengan penuh penghargaan oleh atasan” sebagai faktor yang bisa meningkatkan kepuasaan mereka.

Di antara karyawan dengan masa kerja di bawah 5 tahun, 15% merasa tidak mendapatkan penghargaan sesuai harapan mereka. Lebih dari sepersepuluh juga merasa bahwa atasan mereka tidak berkomunikasi dengan baik dengan mereka.

“Pimpinan perusahaan yang menyadari dan merespon adanya kebutuhan-kebutuhan tersebut akan mendapatkan timbal-balik berupa hubungan karyawan yang lebih kuat dan SDM yang lebih berdedikasi,” simpul ekonom senior pada Economic Policy Institute Jared Bernstein.

Tags: