Terima Kasih Tak Bisa Gantikan Uang

Ucapan terimakasih untuk pekerjaan yang telah diselesaikan dengan baik merupakan keramahan umum dan praktik manajemen yang bagus. Tapi, seberapa pun besar karyawan menghargainya, hal itu tidak menggantikan reward yang layak seperti uang bonus tambahan atau peningkatan karir.

Sebuah studi di Amerika Serikat menyimpulkan, para manajer telanjur kaprah berpikir, bahwa ungkapan terimakasih cukup menggantikan penghargaan dalam bentuk uang untuk memotivasi karyawan.

Penelitian yang dilakukan oleh Sirota Survey Intelligence tersebut mengindentifikasi adanya 6 kesalahan berpikir yang paling sering dijumpai di tempat kerja. Aksi berterima kasih sebagai pengganti uang menempati urutan teratas.

Kesalahan terbesar berikutnya, menurut jajak pendapat yang dilakukan atas 150 orang manajer HR itu, adalah anggapan bahwa manajer sering menjadi sumber persoalan bagi karyawan. Kesalahan lain yang lazim terjadi adalah keyakinan bahwa karyawan yang tidak puas dengan gajinya adalah mereka yang tidak puas juga dengan hal-hal lainnya.

Chairman Sirota survey David Sirota menegaskan, keluhan tentang gaji hampir selalu secara sederhana adalah keluhan tentang gaji itu sendiri, dan bukan yang lain.
Lebih dari dua pertiga manajer salah besar, kata Sirota percaya bahwa ada perbedaan mendasar antargenerasi dalam hal apa yang mereka inginkan dari pekerjaan. Sementara, di bawah dua pertiga yang merasa, dan ini adalah keselahan yang sama, ada perbedaan mendasar antarbudaya dan negara dalam hal apa yang mereka inginkan dari pekerjaan.

Dan, tiga dari empat percaya sharing-profit adalah motivator utama ketika bicara tentang kinerja karyawan. Namun, menurut Sirota, untuk semua jenis pekerjaan, metode bayaran-untuk-kinerja yang paling efektif adalah “gain-sharing” ketimbang “profit-sharing”.

Lebih jauh ia memaparkan, ada tiga tujuan utama yang paling banyak dicari oleh karyawan dari pekerjaan mereka. Yakni, kebanggaan pada pekerjaan tersebut, hubungan-hubungan yang positif dan produktif dengan teman sekerja, dan perlakuan yang layak dalam soal gaji, benefit dan job security.

Seiring dengan datangnya musim libur dan bonus Natal/Tahun Baru, para manajer diingatkan bahwa “terima kasih” dari bos tidak menggantikan uang, dan uang tidak bisa digantikan dengan penghargaan berbentuk ungkapan kata.

Tags: