Telkom Tawarkan Pensiun Dini 1.200 Karyawan

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang baru saja memiliki logo baru itu kembali menawarkan program pensiun dini, kali ini kepada 1.200 karyawannya mulai Oktober 2009. Hal ini dimaksudkan sebagai program pengurangan karyawan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan.
"Ketatnya persaingan industri telekomunikasi mendorong Telkom mengantisipasi lingkungan bisnis yang cepat berubah dan sumber daya yang efisien sebagai pertimbangan yang sangat strategis," ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Selasa (20/10/09).
Adapun program pensiun dini yang ditawarkan terdiri dari Golden Shake Hand dan Silver Shake Hand. Untuk Golden Shake Hand, karyawan sama sekali pensiun dari perusahaan, sedangkan untuk Silver Shake Hand, karyawan pensiun dini dari Telkom lalu meneruskan karier di lingkungan TELKOM Group.
"Karyawan yang mengambil pendiun dini tentunya akan memperoleh kompensasi dengan besaran berbeda antara Golden dan Silver Shake Hand," jelas Eddy.
Penawan pensiun dini diberikan Telkom kepada karyawannya sejak 1995 dan dilakukan bertahap untuk merampingkan organisasi agar lincah bergerak dalam kompetisi yang semakin sengit. Saat ini jumlah karyawan Telkom tercatat 23.286 orang.
Program pensiun dini akan terus digulirkan hingga 2001, sampai dicapai jumlah karyawan yang ideal. Kendati demikian, tawaran tersebut bersifat sukarela bagi karyawan.
Program pensiun dini yang ditawarkan kali ini merupakan perpanjangan dari momen transformasi bisnis yang dicanangkan 16 Oktober lalu.
Ditandai dengan perubahan logo perusahaan, Telkom mentransfomasikan bisnisnya dari telekomunikasi ke TIME (telecommunication, information, media, dan edutainment).
Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, transformasi bisnis tersebut mengakibatkan transformasi pada bidang infrastuktur, sistem dan model informasi, serta transformasi dalan tubuh kepegawaian.