Telkom Perusahaan Idaman untuk Bekerja

Anda sedang bingung mau melamar ke mana setelah lulus kuliah? Atau, mau pindah kerja untuk meningkatkan karier? Hasil survei Majalah Warta Ekonomi yang dirilis belum lama ini barangkali bisa menjadi rujukan. Menurut mingguan ekonomi tersebut, Telkom merupakan perusahaan yang paling didambakan oleh kaum profesional di Jakarta dan sekitarnya.

“Kami bangga dan berterimakasih atas penghargaan yang merupakan wujud nyata pengakuan terhadap kerja keras dan dedikasi manajemen dan karyawan Telkom,” sambut Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Senin (7/12/2009).

Selain perusahaannya dinobatkan sebagai “Best of the Best Perusahaan Idaman 2009”, Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah juga masuk nominasi sebagai “CEO Idaman 2009”.

Penghargaan tersebut diberikan berdasar survei atas 986 responden yang bekerja di perusahaan kelas menengah atas di Jabodetabek pada 1-15 September 2009. Hasilnya, Telkom dianggap memiliki standar gaji yang tertinggi dibanding perusahaan lain dan memberikan fasilitas tunjangan yang terbaik kepada karyawannya.

Telkom yang dalam penilaiannya mengalahkan antara lain Indosat dan Astra juga dinilai sebagai perusahaan terbaik di industrinya, serta dipersepsikan sebagai perusahaan besar, terkenal dan memiliki manajemen bagus.

Sementara Rinaldi yang menjadi salah satu CEO idaman dianggap sukses menyinergikan anak-anak perusahaan Telkom. Ia juga dinilai berhasil membawa Telkom melakukan transformasi perusahaan. Selama dua tahun masa kerja Rinaldi, kinerja Telkom dinilai semakin membaik. Pada kuartal ketiga 2009, Telkom mencatat kenaikan laba bersih 4,2% menjadi Rp 9,3 triliun.

Namun, sebagai yang terbaik, Rinaldi dan sejumlah nominasi lainnya kalah oleh Presiden Direktur PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Hasnul Suhaimi yang berhasil meraih predikat Best of the Best CEO Idaman 2009 untuk industri telekomunikasi.

Khusus untuk survei mengenai CEO idaman, Warta Ekonomi melibatkan responden yang lebih banyak, yakni 2.186 orang. Faktor yang menjadi bahan pernilaian adalah kemampuan sang CEO membawa perusahaannya lebih maju, memiliki citra yang baik, cerdas, memiliki strategi bisnis yang tajam, piawai mengelola perusahaan, serta punya jiwa kepempinan yang kuat.