Tahun Baru Momen bagi Pengusaha Kecil untuk Re-fokus pada HR

Momen tahun baru selalu memberi harapan baru. Bagi pengusaha kecil, yang masih terus berbenah untuk mencapai kemajuan, inilah kesempatan emas untuk melihat kembali berbagai isu HR dan memutuskan perubahan apa yang perlu dilakukan tahun depan. Januari akan menjadi awal yang segar bagi setiap orang di dalam lingkungan perusahaan. Pengusaha, atau jajaran pemimpin perusahaan perlu memikirkan untuk duduk bersama karyawan mendiskusikan harapan-harapan mereka pada setahun ke depan.

Mereka juga harus meluangkan waktu untuk menciptakan atau mengevaluasi kembali kebijakan-kebijakan tentang libur dan cuti, dan hal-hal yang berkaitan dengan benefit.
“Teliti semua prosedur HR yang sudah Anda miliki,” saran Presiden Employco Rob Wilson. Employco adalah sebuah lembaga bidang HR yang berpusat di Chicago, AS. Ditekankan, jangan sampai terjadi kebiasaan orang-orang yang menjalankan bisnis selama ini, yang umumnya menempatkan urusan HR di urutan paling belakang.

Wilson melihat, banyak perusahaan yang mengawali tahun baru dengan hanya memperhatikan soal-soal anggaran tahunan. Menurut dia, para pemilik bisnis harus bisa melihat lebih jauh ketimbang hal-hal yang berkaitan dengan angka. “Mereka perlu berpikir, apakah telah menempatkan orang-orang yang tepat di posisi-posisi yang benar.”Di sinilah, Wilson menekankan perlunya meeting dengan satu per satu karyawan, meninjau kinerja masing-masing selama setahun yang telah lewat dan membahas rencana-rencana untuk masa depan. “Bantu mereka untuk menentukan tujuan-tujuan individu dan keselarasannya dengan tujuan-tujuan perusahaan.”

Apa lagi yang diperlukan?

“Lakukan survei karyawan untuk mengetahui apa yang mereka harapkan,” ujar spesialis senior bidang HR pada Administaff Rick Gibbs. Administaff adalah perusahaan di Houston, AS yang menyediakan jasa alih daya HR. Gibbs juga setuju soal perlunya pertemuan empat mata antara pengusaha dengan masing-masing karyawannya, dan dia menyarankan jika jumlah karyawan cukup banyak, para manajer bisa dikerahkan untuk membantu.

Disarankan juga untuk secara formal menuliskan berbagai kebijakan HR yang telah diambil. “Idealnya, perusahaan memiliki semacam employee handbook,” ujar dia.
Awal tahun juga dinilai sebagai saat yang bagus untuk me-review kebijakan mengenai benefit. Misalnya, jika selama ini perusahaan Anda belum memiliki program dana dana pensiun untuk karyawan, mulailah dari sekarang. “Ini bisa menjadi alat untuk meretensi karyawan sehingga perusahaan Anda siap bersaing,” ujar Wilson.

Tags: ,