Stres di Tempat Kerja, Pertanda Punya Tanggung Jawab

Jangan terlalu risau jika ada karyawan di perusahaan Anda yang mengalami stres berkaitan dengan pekerjaan di kantor. Sebab, itu sebenarnya merupakan pertanda bahwa yang bersangkutan memiliki tanggung jawab terhadap peran dan tugasnya.
"Kita stres karena kita punya tanggung jawab. Kalau tidak (bertanggung jawab), kita pasti akan cuek saja sama pekerjaan," ujar Dekan Fakultas Psikologi UI DR. Wilman Dahlan Mansoer M Org Psy. Menurut dia, sumber stres terbesar yang dialami menusia memang berasal dari tempat kerja.
"Bisa dipahami karena kita berada di kantor selama delapan jam," ujar Wilman yang menjadi salah satu pembicara di ajang HR Expo ’09 yang digelar Intipesan pekan lalu di Jakarta.
Wilman menjelaskan, stres timbul akibat perbedaan antara harapan dan pencapaian. "Kita stres karena tidak semua harapan terpenuhi," kata dia seraya menambahkan bahwa stres lebih sering muncul sebagai hasil pikiran manusia, dan bukannya sesuatu yang "nyata".
Dia memberikan ilustrasi dengan membandingkan situasi masa kini dengan masa lalu. "Manusia zaman dulu stres dengan penyebab yang konkret, misalnya keluar dari gua harus menghadapi harimau, atau karena problem kekurangan makan. Tapi, sekarang kita stres karena beban pikiran," papar Wilman.
Dengan kata lain, lanjut dia, pikiran perlu dikontrol agar stres berkurang. Lebih jauh Wilman merinci sebab-sebab stres yang biasa menghinggapi karyawan, yakni meliputi konflik peran, promosi dan kemajuan karier, tugas baru, beban kerja serta ketidakjelasan tanggung jawab.
Namun, kabar baiknya, Wilman menegaskan bahwa secara alami manusia memiliki pengalaman untuk menghadapi stres. Sayangnya, tidak banyak orang yang bersedia meluangkan waktu untuk mereview dan merenungkannya.
Bagi perusahaan, Wilman menyarankan perlunya kepedulian terhadap masalah-masalah yang dialami karyawan, agar tidak menambah bebas stres. "Keuntungannya buat perusahaan sendiri sebab masalah pribadi atau keluarga berpengaruh terhadap kinerja," ujar dia.
Sedangkan untuk masalah-masalah yang berkaitan langsung dengan pekerjaan, Wilman menyarankan adanya Employee Assistant Program atau bisa juga dengan memberikan pelatihan menajemen stres.

Tags: