Strategi Kompensasi: Bagaimana agar Meningkatkan Kinerja?

krisbiyanto People Consulting

Departemen Sumber Daya Manusia seharusnya bisa menyelaraskan compensation strategy dengan business strategy.

Demikian diungkapkan Krisbiyanto, Senior Partner People Consulting, membuka sesi pertama Workshop bertajuk “Salary Structure” yang diselenggarakan People Institute bekerjasama dengan  PortalHR hari ini. Kris memaparkan berbagai tips dan trik bagi departemen HR tentang bagaimana melakukan alignment antara strategi kompensasi dengan strategi bisnis perusahaan.

Tantangan yang dihadapi Departemen HR semakin hari semakin komplek. Adanya globalisasi, talent war, meningkatnya tekanan dari karyawan, diikuti dengan penurunan loyalitas dari karyawan maupun konsumen, intervensi para pemegang saham dan perubahan-perubahan organisasi terjadi secara cepat. Dampaknya seperti apa bagi Departemen HR? Yang pasti mereka harus lebih cerdas dan kreatif dalam membuat skema kompensasi yang dapat meningkatkan performance dari karyawan dan tetap selaras dengan visi dan misi perusahaan.

Menurut Krisbiyanto, setidaknya ada lima cara yang dapat dilakukan praktisi HR untuk dapat mengoptimalkan fungsi kompensasi dan benefit tersebut. Yang pertama adalah dengan memperbaiki Performance Management Tool sehingga dapat mendorong terjadiya kinerja karyawan sesuai dengan keinginan perusahaan. Selanjutnya Departemen HR juga harus bisa mengidentifikasi posisi karyawan, potensinya bagi perusahaan dan bagaimana harusnya berbuat adil kepada seluruh karyawan melalui skema kompensasinya.

Ketiga, penting bagi Departemen HR untuk melakukan analisis menyeluruh dan detail mengenai proses budgeting yang tepat melalui market survey. Perlu juga diingat bahwa skema penggajian harus disesuaikan dengan kinerja finansial perusahaan. Terakhir, setiap strategi kompensasi harus mendukung business goal.

Strategi kompensasi yang tepat sangat penting untuk membentuk perilaku karyawan. “Jika kita salah me-reward karyawan, maka sebetulnya kita juga salah membentuk behavior mereka,” ungkap Krisbiyanto.

Selanjutnya, yang tidak kalah pentingnya dalam strategi kompensasi adalah mengkomunikasikannya dengan tepat kepada karyawan. (*/@yunitew)

Tags: , ,