Serap 648.988 Pekerja, Stimulus Depnakertrans Siap Direalisasikan

Dana stimulus Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) siap direalisasikan. Dana stimulus sebesar Rp 300 miliar itu akan dialokasikan untuk pelatihan keterampilan tenaga kerja sebesar Rp 136 miliar dan sisanya, Rp 164 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana Balai Pelatihan Kerja (BLK).
Cairnya dana ini diharapkan dapat menyerap 648.988 tenaga kerja yang masih menganggur dan pekerja yang kena PHK. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Binalattas) Masri Hasyar di kantor Depnakertrans, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
"Nantinya, masing-masing daerah yang menentukan apa yang diperlukan berdasarkan kebutuhan riil mereka," kata dia. Dijelaskan lebih lanjut, dalam pelaksanaannya, dana tersebut akan dialokasikan untuk 14.901 paket latihan kerja, dengan setiap paketnya terdiri dari 16 hingga 30 orang.
Jumlah besaran alokasi dana ditetapkan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, di antaranya dari tingkat jumlah pengangguran tertinggi dan jumlah tenaga kerja ter-PHK dan dirumahkan, yang terdapat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS).
"Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, provinsi penerima dana stimulus terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan sebagian Sumatera," rinci Masri.
Berdasarkan data BPS pada 2008, jumlah pengganguran di Jawa Barat menempati posisi tertinggi yakni 2,26 juta orang, menyusul kemudian Jawa Timur (1,26 juta orang), Jawa Tengah (1,23 juta orang), Banten (601.840 orang), dan Sumatera Utara (566.480 orang).
Adapun, satuan kerja (satker) yang mendapatkan alokasi dana stimulus fiskal 2009 sebanyak 98 satker, terdiri dari 24 Satker Pusat, 33 Satker UPTD BLK-LLK Provinsi/Kabupaten/Kota dan 41 Dinas Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Kabupaten/Kota.