SDM Logistik Nasional Masih Krusial

ppm1

DI TENGAH bergeraknya roda perekonomian nasional yang terus menggeliat, ada satu hal yang harus menjadi perhatian serius. Ini tak lain karena kondisi sumber daya manusia (SDM) yang spesial menangani urusan logistik, di negeri ini masih krusial. Sinyal ini diberikan oleh Asosiasi Logistik Indonesia (ALI).

Perihal masalah krusial yang kini tengah dihadapi oleh SDM Logistik nasional ini mengemuka dalam acara “GROWTH Seminar Series” yang diselenggarkan oleh Program Pasca Sarjana PPM School of Management (PPM SOM) di kampus PPM Jakarta, Rabu (7/3/2012). Tampil sebagai pembicara pertama adalah Dr. Nofrisel, MM mewakili Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) yang dimoderatori oleh Alexander Liang, M.Eng.

Dalam sesi pertama, Nofrisel membawakan topik tentang “Road Map Pengembangan SDM Logistik Indonesia”. Menurutnya, pengembangan SDM logistik di Indonesia saat ini msh krusial. “Kita tertinggal dalam hal strategic, ditambah sangat sulit mendapatkan orang yang kompeten di bidang logistik,” katanya.

Nofrisel menambahkan, walaupun demikian sudah banyak program untuk terus dilakukan pengembangan SDM logistik. “Seperti misalnya mengadakan sertifikasi resmi untuk SDM di bidang logistik,” ujarnya. Ia mengakui dibandingkan dengan Thailand, SDM logistik tanah air memang masih tertinggal. “Kita bisa belajar dari Thailand, di mana mereka mempunyai komoditi andalan yang dibuat sebaik mungkin, seperti beras sehingga ujungnya dapat dijual murah ke pasaran.”

Selain dari ALI, pembicara lainnya adalah Abdul Rahim Tahir, Managing Director DHL dan Jason Stevens, General Manager Indonesia – YCH Group. (@nurulmelisa)

Tags: