SDM Dikelola Baik Semua Beres, Yang Lain Tak Ada yang Sulit

Semakin tinggi posisi seseorang dalam bisnis, maka yang bersangkutan akan semakin memahami bahwa yang dihadapi adalah sekumpulan orang dan bukannya teknik dan strategi. Kalau faktor orang dikelola dengan baik, semua proses bisnis akan beres. Sebab, yang lain tidak ada yang sulit. “Kalau orang dikelola dengan baik, semua beres, yang lain itu apa yang susah?” Penegasan bernada pertanyaan retoris itu disampaikan oleh Direktur Pengelola Pusat Konsultasi dan Psikologi Terapan (PKPT) Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Jakarta Silverius Y. Soeharso.

Menurut pria yang akrab disapa Sonny itu, dewasa ini telah terjadi pergeseran di mana protret profesional sukses yang disorot dan diangkat oleh media massa bukan lagi, atau setidaknya bukan hanya, orang-orang Finance dan IT seperti selama ini. Melainkan, orang-orang HR pun mulai mendapat tempat yang terhormat. Hal itu terjadi seiring dengan semakin tingginya kesadaran para petinggi bisnis akan pentingnya HR. “Tokoh-tokoh seperti Bill Gates, Jack Welsh…mereka menempatkan HR dalam prioritas yang tinggi,” ujar Sekjen Himpunan Psikologi Indonesia itu.

“Bedanya memang, kalau orang HR itu tahu people dulu baru belajar memahami bisnis, maka para CEO itu tahu bisnis dulu baru paham pentingnya people,” tambah pria yang sehari-hari juga menjabat dekan pada Fakultas Piskologi Universitas Pancasila itu.
Oleh karenanya, Sonny menyimpulkan, seseorang yang piawai dalam mengelola SDM, jalan untuk mencapai posisi CEO terbuka lebar. Namun, dengan syarat, “Orang HR jangan hanya sibuk dengan assessment, dengan metode ini-itu, asik dengan teropong tapi lupa esensinya, meneropong apa?””Artinya apa? Lagi-lagi, harus paham bisnis karena yang jualan teropong banyak,” jawab dia.

Tags: