SDM Bidang Media Perlu Spiritualitas

Media memiliki peran yang besar dalam membangun karakter bangsa. Karena itu diperlukan gerakan spiritual di kalangan SDM pengelola media. Hal itu disampaikan oleh Pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian dalam pelatihan ESQ (emotional spiritual quotient) untuk kalangan media di Wisma Antara, Jakarta, 18-19 Agustus 2010.

Ary mengungkapkan, dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi dan budaya yang kini semakin kompleks para wartawan dan pengelola media tidak cukup hanya berbekal kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosional dan spiritual juga diperlukan untuk membuat perubahan nyata di dunia kerja maupun dalam menghasilkan produk pemberitaan.

”Kemampuan intelektual berkaitan dengan bagaimana wartawan dan insan media mampu menangkap data-data dan fakta di lapangan. Tapi itu saja tidak cukup, diperlukan kecerdasan emosional dan spiritual juga,” kata dia dalam acara yang diselenggarakan atas kerja sama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara dan ESQ Leadership Center ini.

Kecerdasan emosional, lanjut dia, diperlukan agar seorang wartawan memiliki empati dalam melihat kondisi sosial masyarakat. Sedangkan kecerdasan spiritual adalah bagaimana seorang pekerja media tidak hanya memaknai pekerjaan sebagai sebuah profesi dan loyalitas pada perusahaan, tapi juga bagaimana menerapkan nilai-nilai luhur pengabdian pada Tuhan.

Pelatihan ESQ untuk insan media ini pertama kali dilakukan dan diikuti sekitar 250 orang. Direktur LKBN Antara Ahmad Mukhlis Yusuf mengungkapkan, pelatihan ESQ ini bertujuan untuk membangkitkan semangat insan media, sekaligus membangun energi positif.

”Menghadapi berbagai tren perubahan itu, insan media perlu memiliki agenda spiritual untuk membangun karakter bangsa. Untuk itu, diperlukan perubahan pola pikir yang mendasar, baik bagi manajemen maupun wartawannya,” ujar dia. -Firdanianty

Tags: