Rekrutmen Online Tidak Kurangi Animo Kunjungi Jobfair

jobfair

Walau telah menyediakan fasilitas online rekrutment di Indonesia, Jobstreet tetap aktif menggelar Job Fair, salah satunya yang baru diadakan di Jakarta awal tahun 2013 ini. Jobstreet menyadari bahwa interaksi langsung dengan para pelamar kerja merupakan faktor yang penting.

“Esensi dari Jobfair ini sendiri adalah wujud loyalitas kami kepada para pelamar yang selalu merespon positif event-event Jobstreet,” ujar tim Jobstreet kepada Portalhr. Sekitar 10 ribu pencari kerja dari berbagai daerah berkumpul di gedung Smesco UKM pada 11-12 Januari yang lalu.

Seperti event sebelumnya, untuk menghindari desak-desakan, JobFair ini hanya diikuti sekitar 100 perusahaan.

Di tengah maraknya social recruiting, ternyata JobFair masih diminati. Selama 2 hari para pencari kerja terlihat berbondong-bondong mengunjungi stand-stand perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan di JobFair.

“Kegiatan yang rutin dilakukan oleh Jobstreet di seluruh kota di Indonesia ini bertujuan untuk mendukung Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia,” ujar perwakilan dari tim Jobstreet Indonesia yang kini telah berjumlah 119 karyawan.

92,8 % HRD Sulit Mendapat Calon Yang Cocok

Walau begitu, Jobstreet mengakui bahwa tenaga kerja berkualitas tidak mudah ditemukan setiap perusahaan. Hal ini menjadi salah satu tantangan utama para praktisi HR dalam mendapatkan calon karyawan yang dibutuhkan.

Seperti survey yang diadakan Jobstreet beberapa waktu lalu dengan melibatkan 251 HRD, sekitar 92,8% mengaku kesulitan mendapatkan calon karyawan yang memenuhi klasifikasi perusahaan.

Sebanyak 73,6% HRD perusahaan merasa ada penurunan kualitas SDM jika dibandingkan 1-2 tahun yang lalu dan 66% HRD tersebut merasa hal ini mempengaruhi kinerja perusahaan. (*/@nurulmelisa)

Tags: