Rekrutmen Eksekutif Tak Sekedar Soal Kompensasi

Merekrut tenaga kerja level eksekutif selalu menjadi persoalan yang rumit bagi setiap perusahaan. Selain persaingan yang ketat, para eksekutif tersebut memerlukan perlakuan khusus yang berbeda dengan karyawan level manajer ke bawah. Benarkah semuanya beres dengan tawaran kompensasi yang tinggi?

Trendsetter Barometer, sebuah lembaga survei milik PricewaterhouseCoopers, AS melaporkan temuan hasil survei terbaru yang mengungkapkan bahwa sukses tidaknya proses rekrutmen eksekutif tak hanya tergantung pada kompensasi. Melainkan, pada paket yang lebih terpadu antara kompensasi, budaya (perusahaan) dan tunjangan.

Lebih jauh, laporan survei tersebut juga mematahkan anggapan selama ini yang menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan publik lebih diuntungkan dalam soal rekrutmen eksekutif dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan privat.

Ditemukan bahwa kompetisi antara perusahaan publik dan perusahaan privat dalam rekrutmen talent eksekutif tidak memperlihatkan perbedaan yang khusus. Sebesar 59% CEO perusahaan privat yang disurvei menegaskan hal itu ketika ditanya apakah mereka merasa kurang beruntung.

Sebelumnya, memang ada anggapan yang kuat bahwa CEO perusahaan publik lebih diuntungkan oleh program-program kompensasi yang menarik yang tidak bisa disediakan oleh perusahaan privat.

Misalnya saja, perusahaan privat tidak mampu memberikan pembagian saham kepada CEO, seperti yang dilakukan perusahaan publik. Namun, pada kenyataannya, perusahaan privat tidak mau kalah dengan menyediakan program-program lain berupa aneka macam tunjangan.

Menurut Trendsetter Barometer, kaum eksekutif yang merasa tak kalah beruntung ketika direkrut oleh perusahaan-perusahaan privat menyebut benefit lain yang menurut mereka justru sulit didapat dari perusahaan publik, yakni:

* Budaya perusahaan (92%)

* Budaya organisasi (73%)

* Work/life balance (72%)

* Lokasi geografis (60%)

* Tanggung jawab perusahaan (58%)

* Tipe bisnis (57%)

“Para CEO memang telah menentukan bahwa program kompensasi yang kompetitif adalah harga untuk merekrut mereka, namun itu hanya salah satu elemen dari keseluruhan paket yang mereka harapkan,” Direktur Kompensasi Total pada bagian Layanan HR PricewaterhouseCoopers Steven Slutsky.

Lebih dari separo CEO yang disurvei mengatakan bahwa pasar talent eksekutif dewasa ini “kompetitif”, dan 33% menyebut “sangat kompetitif”. Bagi para CEO pada perusahaan-perusahan privat yang disurvei, kompensasi total yang mereka harapkan adalah:

* Gaji pokok (73,64%)

* Insentif-insentif tahunan (15,76%)

* Insentif-insentif tunai jangka panjang (5,49%)

* Insentif-insentif non-tunai jangka panjang (5,11%)

Tags: