Pusat Tak Akan Batalkan Upah Minimum Daerah yang Telah Ditetapkan

Pemerintah daerah dapat terus menetapkan upah minimum sesuai kondisi setempat. Pemerintah pusat tidak akan membatalkan upah minimum yang sudah ditetapkan meski besar kenaikan melebihi tingkat pertumbuhan nasional. Sampai saat ini, sedikitnya empat provinsi telah menetapkan upah minimum 2009, yakni DKI Jakarta (Rp 1.069.865), Banten (Rp 917.500), Jawa Barat (Rp 568.193) dan Yogyakarta (Rp 700.000). Jawa Timur baru akan diumumkan pekan depan.

Seperti dilaporkan Kompas, usai menerima delegasi pengusaha Jepang di Jakarta, Selasa (4/11), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno mengatakan, pemerintah tidak melarang kenaikan upah minimum. Sebelumnya, penerbitan Peraturan Bersama Empat Menteri tentang Pemeliharaan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional dalam Mengantisipasi Perkembangan Perekonomian Global telah menimbulkan polemik di antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Serikat buruh khawatir peraturan tersebut bakal membatasi kenaikan upah minimum. Adapun pemerintah dan pengusaha berpendapat aturan ini dibutuhkan perusahaan yang bakal semakin terpuruk dalam krisis global jika harus tetap menaikkan upah minimum 2009.

”Selama perusahaan mampu, silakan saja menaikkan upah minimum,” kata Erman seraya menambahkan, peraturan tersebut khusus untuk perusahaan yang terkena dampak serius krisis global dan berpotensi kolaps jika harus mengikuti kenaikan upah minimum standar.
Oleh karena itu, Erman menyarankan agar gubernur berbicara dengan dewan pengupahan daerah, pengusaha, dan serikat buruh perusahaan korban krisis global sebelum menetapkan upah minimum.

”Pemerintah menerbitkan peraturan bersama ini supaya pekerja terhindar dari risiko PHK,” ujar Erman seraya berjanji, pemerintah akan meningkatkan sosialisasi dan evaluasi implementasi peraturan bersama empat menteri.

Diungkapkan, tim sosialisasi dan evaluasi sudah dibentuk dan akan segera turun ke daerah. “Agar buruh tidak salah memahami peraturan bersama tersebut. Selain itu, kami juga ingin buruh lebih memahami dampak krisis sekarang ini,” kata Erman.
Dalam kesempatan yang sama Erman juga mengungkapkan , pemerintah akan meningkatkan pengiriman pekerja magang ke Jepang dan Korea untuk mengurangi pengangguran.

Tags: