Program ”The Leader in Me” Masuk SD Negeri

FranklinCovey Education Solution mengimplementasikan salah satu programnya The Leader in Me di SDSN 12 Benhil Jakarta. Program tersebut adalah program pembangunan karakter anak didik sejak dini melalui pengembangan karakter kepemimpinan pendidikan dengan pembentukan budaya sekolah.

Dalam program ini, para anak didik akan belajar 7 Habits melalui transfer of knowledge dari para pendidik, tidak hanya sebagai materi ajar kurikulum, namun juga melalui teladan seluruh guru, praktek-praktek kepemimpinan dan 7 Habits di dalam dan luar kelas, budaya kepemimpinan yang telah diselaraskan dengan sistem dan tradisi, lingkungan fisik, materi ajar/kurikulum hingga lesson plan.

Sebelumnya program The Leader in Me yang diusung oleh Dunamis Foundation telah berhasil diterapkan di 2 sekolah swasta di Indonesia yaitu Sekolah PSKD Mandiri dan SD An Nisa’ Tangerang, dan baru sekarang mulai dicoba terapkan di sekolah dasar negeri.

Menurut Andiral Purnomo, Direktur Dunamis Foundation, sekolah dasar negeri (SDN) mendominasi sekolah dasar di Indonesia namun SDN pada umumnya memiliki keterbatasan baik tenaga maupun dana dalam pengembangan sekolahnya, termasuk dalam hal pembentukan karakter anak didiknya.

”Tantangan dunia pendidikan Indonesia saat ini terletak pada mutu pendidikan dan sangat tergantung pada kualitas manajemen sekolah dan kepemimpinan guru pendidiknya,” kata Andiral.

Ia menambahkan terpilihnya SDSN 12 Benhil karena sudah dikenal dengan Sekolah Hijau dan telah mampu membangun budaya di lingkungan sekolahnya dengan melibatkan semua komponen sekolah,  mulai  dari kepala sekolah, para tenaga pendidiknya, tenaga pendukung sekolah, perwakilan orang tua (komite sekolah) serta tentunya para anak didik SDN12 Bendungan Hilir.

Andiral menambahkan, program The Leader in Me telah terbukti berhasil diterapkan di berbagai sekolah, dengan pendekatan menyeluruh (whole-school approach), memberikan kesempatan tidak hanya kepada siswa, melainkan juga kepada  guru, manajemen sekolah hingga orang tua murid untuk memiliki karakter kepemimpinan melalui prinsip universal 7 Habits.

Enam pilar pendukung pendekatan menyeluruh ini termasuk dengan pemberian keteladanan (modeling), lingkungan sekolah yang mendukung (environment: lihat-dengar-rasa), materi ajar/kurikulum, cara penyampaian (instruction), hingga sistem dan tradisi kepemimpinan yang diselaraskan dengan visi dan misi sekolah bersangkutan.

 

Tags: ,