PortalHR Summit, Langkah Kecil Menuju Talent Global

malla latif


Dengan tetap berpegang pada komitmen untuk berbagi pengetahuan mengenai challenge dan isu yang dihadapi oleh praktisi Human Resource (HR), kali ini PortalHR Summit akan kembali digelar di Jakarta. Ini adalah kali kedua PortalHR menyelenggarakan summit, setelah pada tahun 2012, acara serupa menuai sukses.

Tema yang dihadirkan tahun lalu adalah sesuatu yang baru dan segar pada saat itu dan mampu memberikan insight baru bagi para peserta, yakni mengenai peranan social media dalam dunia HR.

Kali ini pun, PortalHR bertekad mengulangi kesuksesan tersebut dan bahkan berupaya untuk meningkatkannya. Ada sebuah semangat yang tumbuh dari satu keyakinan bahwa untuk membentuk negara yang kuat, baik secara ekonomi maupun aspek lain, negara tersebut harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang juga mumpuni. Dalam seminar nanti, akan dibawakan sebuah tema umum yang memang krusial untuk diketahui khususnya praktisi HR dan pelaku bisnis pada umumnya.

“Dalam summit kali ini, kami akan berbicara mengenai global talent. Jadi bagaimana praktisi SDM, business manager maupun business owner dapat mempersiapkan SDM-nya untuk dapat bersaing di kancah global,” ungkap Malla Latif, Direktur Utama PortalHR.com.

Menurutnya, tema tersebut ditetapkan berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah fakta bahwa siap atau tidak, Indonesia harus berhadapan dengan globalisasi dalam watu dekat. Di negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, global talent ini sudah dipersiapkan sedemikian rupa sehingga nantinya talent mereka akan menjadi competitive advantage bagi negara tersebut.

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia duduk dalam posisi yang sangat strategis dalam pasar tenaga kerja global untuk beberapa tahun ke depan. Dalam sebuah report dari Oxford, dikatakan bahwa akan ada shifting arus yang tadinya tenaga kerja bergerak dari negara maju menuju negara-negara berkembang, menjadi sebaliknya.

Negara-negara berkembang akan menjadi supplier tenaga kerja bagi negara maju tersebut. Diperkirakan sampai tahun 2035, Indonesia akan menjadi negara ke-3 terbesar setelah India dan Brazil sebagai penyedia tenaga kerja tersebut. Kesimpulan tersebut didasarkan pada jumlah penduduk yang saat ini berusia sekitar 15 tahun.

Sementara itu, angkatan kerja Indonesia masih tertinggal dalam hal pendidikan. Masih kurang dari 10% yang bertitel sarjana strata satu. 70% malah hanya tamatan Sekolah Dasar (SD). Berita bagusnya adalah makin banyak juga talent Indonesia yang memilki kapasitas technical skill yang memadai, bahkan sejajar dengan talent dari negara maju.
Yang perlu didongkrak adalah kemampuan mereka untuk beradaptasi, bertahan dalam kancah persaingan global. Tak hanya mereka yang bekerja di luar Indonesia, tetapi juga mereka yang bekerja di negeri sendiri.

Siapkah Indonesia dengan ini? “’Now or Never!” jelas Malla. Perlu dimulai dari sekarang, semua pihak harus mulai mempersiapkan Indonesian People untuk menjadi talent global. Pada perusahaan, HRD menjadi penentu krusial atau bahkan agent of change untuk aksi
tersebut.

Lebih dari 30 Pembicara

Selain tema yang menarik, PortalHR Summit yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 5-6 Desember ini juga menyuguhkan berbagai keunggulan. Yang pertama adalah dalam hal pembicara. Dalam acara ini, akan hadir sekitar 30 pembicara untuk menyampaikan materi selama  2 hari. Yang dipilih pun bukan sembarang orang, seleksi ketat telah dilakukan oleh tim PortalHR untuk menentukan pembicara yang tepat.

“Kami memiliki standardisasi dalam pemilihan pembicara. Mereka harus memiliki kemampuan individu, pengalaman, konsep yang kuat dan bukti kongkrit bahwa mereka pernah sukses membentuk global talent,” ungkap Malla.

Ia menambahkan bahwa nantinya, akan banyak pembicara yang datang dari kalangan BUMN. Ini adalah sebuah keunggulan mengingat jumlah karyawan BUMN cukup banyak dan dianggap representatif untuk menggambarkan kondisi tenaga kerja di Indonesia. Hal ini juga akan menghilangkan stigma negatif BUMN sebagai perusahaan yang kaku, lelet, birokratif.

Tidak banyak memang yang tahu bahwa sebagian dari mereka telah melakukan transformasi dan menciptakan inovasi. Alasan lainnya adalah karena BUMN juga mendukung dengan berpartisipasi dalam BUMN Career Days, yang termasuk dalam rangkaian acara Summit ini.

Jadi tak sebatas menawarkan lowongan kerja dan magang, tetapi juga memberikan gambaran tentang pengelolaan talent di perusahaan secara menyeluruh. Dari segi acara, teknologi akan tetap dioptimalkan yakni dengan adanya webcast dari seminar tersebut, juga pengalaman social media campaign yang dapat dipraktikkan langsung saat acara.

Satu hal yang tidak bisa dikompromikan dalam Summit ini adalah konten yang berkualitas. Konten yang akan disampaikan nantinya akan sangat komprehensif. Lebih detail Malla menjelaskan bahwa para peserta, sekeluarnya dari seminar akan mendapatkan benchmarking tentang praktik penciptaan future leader di Indonesia. Kedua, ia akan mendapatkan studi kasus yang bisa diimplementasikan di perusahaannya, juga yang
pasti adalah networking karena peserta dan pembicara bisa datang dari kalangan HR manager dan direktur, business owner maupun konsultan. (*/@yunitew)

Foto: Malla Latif pada PortalHR Summit 2012.

Tags: ,