PNS Terancam Dipecat akibat Tulisan di Facebook

Hati-hati menulis “note” di Facebook. Salah-salah akan dilaporkan ke polisi. Itulah yang sedang menimpa seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Manado. Gara-gara membuat tulisan tentang kejelekan Pemerintah Kota Kotamubagu, Sulawesi Utara di Facebook Indra Sutriafi Pipil, PNS yang juga mengajar di salah satu sekolah kejuruan, terancam dipecat.

Ketika dikonfirmasi Kantor Berita Antara di Kotamubagu, pekan ini, Indra membenarkan bahwa dirinya dituduh telah melakukan pencemaran nama baik Wali Kota Kotamubagu Drs Djelantik Mokodompit. Indra mengaku kalau dirinya telah membuat tulisan lewat “note”-nya di Facebook, yang menyebutkan kalau Pemerintah Kota Kotamubagu telah melakukan korupsi waktu. Dia tidak menyangka tulisan itu membuat pemerintah kota menjadi berang.

Sementara kabar yang beredar, kasus terebut telah masuk tahap satu dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri Kotamobagu, dengan menggunakan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektroik (UU ITE), dengan ancaman enam tahun penjara.

“Laporan sudah kami terima dan kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan,” ungkap Kapolsek Kotamubagu Iptu Muhammad Monoarfa SSos. Sekretaris Kota Kotamubagu Muhamad Mokoginta menyesalkan tulisan tersebut karena dinilai sangat merugikan pemerintah kota, terutama pencemaran nama baik, dan dia pun mengakui kalau pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada kepolisian untuk diproses. “Kami telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib sekitar sebulan yang lalu untuk ditindak lanjuti,” kata dia.

Tags: ,