PLN Persiapkan Karyawan sebagai Brand Ambassador di Social Media

logo-portalhr-summit_posting3

PORTALHR Summit 2012 memang menghadirkan beragam topik menarik yang merupakan update dari praktek-praktek HR baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Salah satunya, audiens kini disuguhin pembelajaran dari apa yang telah dilakukan oleh PT PLN (Persero).

Ada yang menarik dari sharing yang disampaikan oleh Eddy D. Erningpraja, Human Resource Director PLN mengenai transformasi SDM di tubuh organisasi. “Sebagai gambaran, sebuah gardu induk listrik, mampu menerangi sekitar 800 rumah di Jakarta. Ketika terjadi pemadaman, sebanyak 400 orang customer service PLN pun rasanya tidak mampu menjawab pertanyaan konsumen. Oleh karena itu, PLN harus mencari solusi alternatif yang efektif dan tepat sasaran,” papar Eddy.

Dalam kondisi pemadaman, penggunaan televisi sebagai media komunikasi tentunya harus dilupakan, karena jelas tidak akan efektif. Menurut Eddy, cara paling efekif adalah dengan menggunakan jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

Eddy pun lantas menjelaskan berbagai langkah-langkah yang telah dirancang oleh manjemen. Tahun ini, imbuh Eddy, secara terintegrasi PLN sedang menggodok sejumlah karyawannya untuk didapuk sebagai brand ambassador untuk perusahaan melalui social media tersebut.

“Tidak hanya sekedar himbauan, akan tetapi program ini sudah dimasukan dalam skema pengukuran performance karyawan tersebut di perusahaan. Jadi, apabila seorang karyawan mampu menyampaikan pesan positif dari perusahaan, semakin besar kontribusinya, semakin tinggi score-nya dan semakin besar peluangnya untuk mendapat reward dari PLN. Itulah yang sementara ini dilakukan oleh PLN, dan akan lebih dikembangkan lagi ke depannya,” ujar Eddy lagi.

Selain top management yang berjumlah 84 orang, masih menurut Eddy, sementara ini terdapat 60 karyawan yang diplot sebagai starter untuk menjadi brand ambassador. “Mereka ini adalah orang yang memiliki achievement yang bagus, kepedulian dan integritas tinggi terhadap perusahaan,” ungkap Eddy.

Menurut Eddy, tanggung jawab sebagai brand ambassador memang tidak bisa langsung dibebankan kepada seluruh karyawan PLN. Hal ini menurutnya memang harus dilakukan secara selektif, agar informasi yang disampaikan memang akurat, tidak simpang siur dan tepat sasaran. “Starter tersebut kita training, dan educate sehingga mereka tahu bagaimana cara mengomunikasikan informasi yang tepat bagi konsumen,” tukas Eddy di akhir seminar. (TW)

Tags: , , , , ,