PHK Masih Berlanjut, Gaji CEO Tetap Ada yang Naik

Dampak krisis global memang tidak dirasakan sama di tempat yang berbeda. Di Inggris, kaum eksekutif perusahaan tetap menikmati kenaikan gaji yang cukup besar. Namun, di Amerika Serikat PHK masih terjadi.

CEO di sejumlah perusahaan besar di Inggris mendapatlkan peningkatan gaji, kendati pendapatan mereka dari bonus cenderung menurun. Indeks bursa Inggris, FTSE 100 menunjukkan, kenaikan gaji seorang CEO rata-rata mencapai 7,4% tahun lalu.

Sementara, perusahaan perusahaan konstruksi dan peralatan pertambangan terbesar di dunia Caterpillar yang berpusat di New York mengumumkan rencananya untuk memangkas 2.500 karyawan secara permanen.

Total Remunerasi

Kalangan analis melaporkan, para eksekutif perusahaan di Inggris tersebut mendapatkan bonus rata-rata lebih dari 500 ribu poundsterling. Tahun lalu, pendapatan bonus mereka turun 29% dan berdampak terhadap total penurunan remunerasi direksi sebesar 1,5%.

Menurut Incomes Data Services (IDS), penurunan rata-rata bonus para eksekutif itu merupakan yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Rata-rata pembayaran bonus jatuh dari 707.000 poundsterling pada periode 2007/08 menjadi 502.000 poundsterling pada 2008/09.

Namun, tahun ini, penghasilan para CEO masih cukup besar, seiring laju perekonomian Inggris berkembang pesat pada 2006. “Gaji Kepala Eksekutif FTSE 100 juga meningkat dua kali lebih cepat dari gaji pembersih lantai toko,” kata Steve Tatton dari IDS.

Lanjutan

PHK di Caterpillar kali ini merupakan lanjutan dari langkah serupa sebelumnya. Selama krisis ekonomi global, Caterpillar telah melakukan PHK terhadap 34.000 karyawan tetap dan karyawan kontrak.

Sebanyak 2.500 karyawan yang akan di PHK berikutnya nanti, akan ditawari paket pesangon dari perusahaan. Manajemen Caterpillar mengaku, pihaknya sudah memberitahukan rencana PHK kepada para karyawan yang akan terkena kebijakan efisiensi tersebut.

“Kami tidak berhasil memecahkan rekor permintaan seperti yang telah dialami pada periode 2004-2008,” aku Direktur Caterpillar Jim Owens.

Pekan lalu, Caterpillar melaporkan laba perusahaan selama kuartal ketiga 2009 mencapai US$ 404 juta, lebih besar dari perkiraan. Namun, angka itu turun 54% diabding periode yang sama tahun sebelumnya. Manajemen optimistis, perusahaanakan mencapai kinerja yang lebih baik pada tahun depan.

Tags: , ,