Perusahaan Perlu Bantu Karyawan Kelola Keuangan

Gaya hidup yang semakin menuntut biaya tinggi tanpa disadari lambat laun menjauhkan kaum pekerja dari kesadaran akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun yang layak sejak dini. Perusahaan perlu lebih menunjukkan dukungannya kepada karyawan dalam soal mengatur keuangan terutama untuk kepentingan pensiun. Menurut survei, masukan yang lebih banyak dari pihak perusahaan mengenai perencanaan finansial saat ini sangat diperlukan untuk membantu karyawan gemar menabung.

Watson Wyatt dalam laporan hasil penelitiannya yang berjudul The Future of Retirement Savings yang dirilis di Inggris pekan ini mengungkapkan, 98% karyawan tidak tahu persis dana yang diinvestasikan oleh perusahaan untuk mereka melalui berbagai tunjangan, termasuk dana pensiun. Dikatakan, pihak perusahaan perlu lebih meningkatkan kesadaran mengenai skema benefit untuk meretensi karyawan.

Survei juga menemukan bahwa hampir tiga perempat perusahaan besar berniat memberikan asistensi pendidikan dan perencanaan finansial bagi karyawan mereka. Sebagian besar dari mereka (hampir 60%) mengkhawatirkan, karyawan tidak memiliki sumber pendapatan yang layak ketika sudah pensiun nanti. Sementara, karyawan yang disurvei menunjukkan kesepatakan bahwa mereka memerlukan jalur-jalur alternatif dana pensiun di luar yang telah disediakan oleh perusahaan.

“Banyak perusahaan menginvestasikan dana yang cukup besar untuk tunjangan pensiun dan benefit lainnya bagi karyawan,” ujar konsultan senior pada Watson Wyatt Gary Smith.
“Namun, ” sambung dia, “Banyak perusahaan yang frustrasi karena nilai dari berbagai benefit itu sering tidak sepenuhnya dipahami atau diapresiasi, dan banyak karyawan yang mengambil keputusan-keputusan finansial yang kelak akan mereka sesali.” Perlu diketahui, survei melibatkan 2000 karyawan dan 70 perusahaan sektor swasta berskala besar.

Tags: