Perusahaan dan Karyawan Makin Dituntut Siaga 24/7

Seiring dengan semakin meluasnya penggunaan internet di kantor dan handphone, banyak konsep dan prinsip dalam bisnis mengalami pergeseran. Ketika perusahaan telah semakin global dan beroperasi "24/7", kesigapan karyawan setiap saat kini menjadi faktor keunggulan kompetitif yang penting.
Sebuah studi yang dilakukan oleh lembaga spesialias komunikasi bisnis Avaya menyimpulkan bahwa siap-sedia selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu benar-benar bisa memberikan keuntungan dalam berbisnis.
Ditemukan, lebih dari 9 dari 10 manajer senior di Eropa mengaku lebih cenderung untuk memilih supplier yang bisa melayani customer 24/7. Dengan persentase yang hampir sama, mereka tak segan membayar harga yang mahal untuk akses yang selalu tersedia.
Kendati demikian, masih kurang dari seperlima perusahaan di Eropa yang disurvei yang menyediakan opsi "flexibel working" bagi karyawan mereka. Padahal, hal tersebut penting untuk mengantisipasi kebutuhan bisnis yang semakin "tidak mengenal tidur".
Di samping itu, banyak organisasi dan manajer di dalmanya yang kurang siap untuk menyambut customer yang semakin tinggi tingkat permintaannya. Diingatkan, dewasa ini customer tidak hanya menuntut pelayanan 24/7, melainkan lebih dari itu mereka juga menginginkan kemudahaan dalam menghubungi klien.
Survei menemukan, 7 dari 10 customer menganggap telepon sebagai sarana terpenting untuk berkomunikasi dengan klien (baca: supplier). Menyusul kemudian email (59%) dan pertemuan langsung (56%). Sementara faksimili dan surat semakin ditinggalkan.
"Intinya, survei kami menunjukkan bahwa standar layanan telah berubah dan bahwa bisnis perlu menyesuaikan diri untuk mengakomodasi harapan-harapan dan tuntutan-tuntutan baru dari customer," simpul VP Marketing pada Avaya Martyn Lambert.
Menurut Lambert, salah satu solusi terbaik untuk menghasapi customer yang semakin "menuntut" adalah dengan mulai mempraktikkan "flexibel working". "Makin hari makin kelihatan bahwa flexibel working tidak hanya membantu perusahaan meng-<i>attract</i> dan mempertahankan karyawan terbaik. Tapi, juga membantu meningkatkan (kinerja) bottom line," ujar dia.
Dengan sistem kerja yang fleksibel, dimungkinkan bahwa karyawan secara bergantian bisa senantiasa siap-sedia setiap saat. "Dengan membekali karyawan akses untuk <I>remote</i> dan <I>mobile</I>, perusahaan bisa menciptakan layanan customer secara virtual dalam 24/7.