Penampilan Menarik, Gaji Lebih Tinggi

Kita semua pasti berpikir bahwa kita digaji semata-mata berdasarkan kemampuan dan prestasi kita. Namun, ada kenyataan pahit di balik itu. Bahwa ternyata, mungkin di luar dugaan kita selama ini, penampilan yang menarik dan senyum ramah ikut menentukan apa yang kita dapatkan di tempat kerja.

Kemampuan dan prestasi merupakan refleksi dari “volume” seseorang. Namun, rasa percaya diri dan daya tarik seseorang bisa membantu dalam urusan mendapatkan pekerjaan yang bagus dan gaji yang tinggi. Demikian menurut hasil sebuah survei baru.
Menurut studi yang dilakukan tim akademis dari Universitas Florida menemukan bahwa kecerdasan bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam mencari pekerjaan dengan gaji yang bagus. Melainkan, penampilan dan rasa percaya diri juga bisa membantu pencari kerja terlihat menonjol dari yang lainnya di mata pemimpin perusahaan.

“Terdapat perbedaan pendapatan antara mereka yang berpenampilan menarik dengan yang biasa-biasa aja,” simpul ketua tim studi Timothy Judge. “Kami menemukan bahwa, bahkan bagi orang-orang yang tergolong cerdas sekali pun, rasa percaya diri yang tampak dari daya tarik seseorang, ikut mempengaruhi gaji tinggi mereka. “Hasil riset tersebut dipublikasikan di Jurnal Psikologi Terapan yang diterbitkan Asosiasi Psikologi Amerika edisi Mei 2009. Riset dilakukan atas 191 pria dan wanita berusia 25 hingga 75 tahun. Mereka diwawancarai tiga kali dalam setiap 6 bulan, sejak 1995.

Mereka diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pendapatan rumah tangga, pendidikan, masalah-masalah finansial dan diveluasi seberapa puas atau kecewanya mereka dengan apa yang telah mereka capai tersebut. Setelah itu, mereka diberi sejumlah tes kecerdasan dan kognitif sebelum dilakukan pengambilan kesimpulan akhir atas masing-masing responden.

Tim peneliti menemukan bahwa daya tarik fisik memiliki pengaruh yang besar terhadap besar-kecilnya gaji seseorang, dan mempengaruhi tingkat “keterdidikan” seseorang serta bagaimana mereka mengevaluasi diri. Kesimpulannya, orang dengan daya tarik fisik yang tinggi mendapatkan gaji lebih besar, sikapnya lebih terdidik dan lebih percaya diri.

Namun, masih ada kabar baik bagi mereka yang merasa tidak berpenampilan menarik, atau katakanlah kurang “good looking”. Survei menemukan bahwa secara umum pengaruh kecerdasan seseorang terhadap tingkat gaji masih lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh daya tarik (fisik).

“Jadi yang memiliki otak cerdas tak perlu minder dengan mereka yang cantik atau tampan. Tapi kalau punya dua-duanya, kecerdasan dan penampilan menarik, tentu lebih menguntungkan,” ujar Judge seperti dilaporkan Management Issues. Ditambahkan, mereka yang tergolong “good looking” cenderung merasa lebih layak dan mampu, dan itulah sebabnya mereka memiliki pendapatan lebih tinggi.

Lalu, apa makna temuan-temuan tersebut bagi para manajer HR? Menurut Judge, orang HR tetap harus berpegang pada ukuran-ukuran objektif lewat tes-tes kepribadian dan kemampuan ketika merekrut calon karyawan. “Agar tidak bias dengan daya tarik seseorang,” kata dia.

Tags: