Pelatihan dan Pengembangan Prioritas Tenaga Kerja Baru

Pelatihan dan pengembangan ternyata merupakan benefit yang dianggap lebih penting dibandingkan dengan gaji. Demikian hasil survei baru yang dilakukan atas lulusan baru yang akan memasuki pasar kerja.

Jajak pendapat dilakukan oleh lembaga Ernst & Young di Inggris tersebut menemukan bahwa pelatihan dan pengembangan merupakan prioritas utama bagi lulusan baru dalam menentukan kriteria pekerjaan yang akan mereka pilih.

Hampir 44% dari 1000 lebih responden menempatkan kesempatan-kesempatan pelatihan di peringkat tertinggi, sementara 18% lainnya memilih gaji dan berbagai bentuk benefit uang sebagai concern utama mereka.

Faktor-faktor lain yang juga dianggap menarik adalah keseimbangan antara hidup dan kerja, yang dipilih oleh 16% responden, menyusul kemudian reputasi bisnis (12%) serta faktor orang dan budaya di perusahaan yang bersangkutan (8%).

Yang cukup mengejutkan, pertimbangan-pertimbangan etik dan lingkungan juga muncul, setidaknya dari 3% responden. Mereka ini percaya bahwa faktor tersebut tak kalah penting untuk dijadikan alasan dalam memilih perusahaan untuk tempat bekerja.

Head of Graduate Recruitment pada Ernst & Young Stephen Isherwood mengatakan, "Meskipun sejumlah concern muncul dari lulusan baru ketika berpikir tentang perusahaan masa depan mereka, tapi tampak bahwa dari pekerjaan baru, mereka sangat mementingkan kesempatan-kesempatan untuk belajar dan mengembangkan karir."

Bagaimana dengan faktor work-life balance yang belakangan ini banyak dituntut oleh karyawan di mana-mana?

Menurut Isherwood, para calon lulusan perguruan tinggi, atau mereka yang baru saja lulus, melihat work-life balance dalam sudut pandang yang berbeda dibandingkan dengan mereka yang sudah bekerja.

Berbeda dengan lulusan baru yang belum punya tanggungan keluarga, orang-orang yang sudah bekerja dan menjadi karyawan tetap kebanyakan sudah mulai berkeluarga, atau memiliki komitmen-komitmen lain.

"Perjalanan dinas, beragam proyek yang memberi pengalaman berbeda-beda dan pendekatan yang fleksibel atas pekerjaan, merupakan hal-hal yang (lebih) vital bagi lulusan yang baru pertama kali mencari pekerjaan. Hal-hal itu sering sama pentingnya dengan hasrat mereka pada gaji pertama," tambah Isherwood.