Orang Marketing ‘Rebut’ Lahan HR?

Para pemimpin HR disarankan untuk lebih mempererat kemitraan mereka dengan bagian marketing, menyusul adanya gejala yang memperlihatkan bahwa profesi marketing akan “mencuri” elemen-elemen dari pekerjaan orang HR. Hal itu diungkapkan oleh CEO Institute of Leadership and Management, Inggris Penny de Valk. Menurut dia, saat ini HR berada dalam risiko untuk kehilangan tanggung jawab atas peran-peran rekrutmen dan retensi, karena bisa diambil alih oleh fungsi marketing.

“Transformasi profesi marketing yang terjadi dalam sepuluh tahun belakangan mengindikasikan bahwa marketing semakin dituntut untuk memiliki keterampilan-keterampilan HR,” ujar Valk kepada Personnel Today. “Menyeimbangkan pasar, menemukan kebutuhan-kebutuhan baru dan menyesuaikannya dengan tuntutan pasar…itulah yang dilakukan marketing.”

Direktur HR-internal pada  Chartered Institute of Management Accountants Brad Taylor berpendapat, marketing memang bisa mengajari HR tentang beberapa hal. Namun, dia tidak sependapat bahwa marketing akan menggantikan atau meggusur fungsi HR.
“Marketing memang telah berperan besar untuk meningkatkan employee engagement, menggunakan keahlian mereka untuk mengembangkan brand awareness, tapi HR mmasih tetap merupakan fungsi yang terbaik dan paling tepat untuk menangani masalah SDM secara menyeluruh,” papar dia.

Sementara itu, Direktur HR-group pada perusahaan asuransi Axa, Inggris Sonia Wolsey-Cooper menegaskan, HR harus (ikut) memikirkan kebutuhan-kebutuhan bisnis, bahkan jika hal itu harus melepaskan sedikit kontrolnya terhadap proses rekrutmen atau program-program engagement. “HR memiliki peran yang sangat besar dalam support dan fasilitasi, tapi mereka harus menyesuaikan diri terhadap kebutuhan-kebutuhan bisnis. Hasil akhir yang terbaik bagi bisnis harus diutamakan,” kata dia.

Direktur HR perusahaan jasa keuangan Threadneedle, Richard Fuller mengatakan, kedua profesi marketing dan HR harus banyak belajar satu sama lain, namun masing-masing tetap memiliki “skill-set” yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan.

Tags: