Merayakan May Day 2013, Ada yang Demo, Ada yang Syukuran

demo hari buruh

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Buruh di Indonesia diramaikan dengan aksi demo ribuan buruh. Mereka turun ke jalan-jalan dalam rangka menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Sedikitnya ada 150 ribu buruh yang ikut meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta hari ini. Para buruh itu datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek, Karawang, dan Banten.

Jika ribuan buruh menggelar demonstrasi di jalan-jalan, lain halnya dengan karyawan sebuah pasar swalayan besar. Mereka memperingati May Day dengan menggelar syukuran di masing-masing cabang perusahaan. Ketika kami berhasil mewawancarai salah satu bagian personalia toko swalayan tersebut, beliau membenarkan.

“Kami serempak menggelar makan-makan bersama di semua cabang perusahaan. Tradisi ini selalu dilakukan setiap tanggal 1 Mei, untuk merayakan May Day,” ujar Sumarni, bagian personalia toko swalayan tersebut.

Syukuran yang dilaksanakan dari pagi tadi itu diikuti dari karyawan level bawah hingga top manajemen. “Kali ini kami menjamu dengan nasi kuning, kita tumpengan. Semua pegawai ikut bersama,” ujarnya.

Di moment tersebut juga dihadiri oleh manajer masing-masing divisi untuk menyampaikan visi dan misi perusahaan. “Kami duduk bersama untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antar karyawan,” tambahnya.

Senada dengan perusahaan toko swalayan tersebut, PT Sumberdaya Sewatama juga mengaku tidak khawatir dengan demo buruh. “Kita gak ada SP, upah di atas UMR, dan outsourcing sesuai yang dibolehkan UU, jadi so far kita adem ayem saja,” ujar Sumarlan Wibawa CAO PT Sumberdaya Sewatama.

Memang pertentangan tidak bisa dihindarkan, namun semua masalah bisa diatasi. “Mungkin kuncinya owner atau ultimate sharesolder, kita juga hidup dalam kesederhanaan dan strongly committed untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas buat sebanyak mungkin bangsa Indonesia, sesuai misinya, sehingga dia bisa menjadi role model buat karyawannya,” terang Marlan.

“Jadi kalo karyawannya mau demo jadi gak enak sendiri karena ownernya juga hidup ‘bersahaja’,” ujar Marlan melalui blackberry messengernya kepada PortalHR. (*/@nurulmelisa)

 

Photo Courtesy: Antaranews.

Tags: ,