Menjadi Perusahaan Kelas Dunia, Pertamina Siapkan Talent Global

ETS 2

Untuk mendukung perusahaan menjadi organisasi berstandar internasional, Pertamina telah mencanangkan profisiensi bahasa Inggris sebagai salah satu standar bagi karyawan. Seperti yang disampaikan Ida Halya selaku Manager Leadership Development di Pertamina Learning Center, Pertamina kini aktif menyiapkan tenaga kerja yang mumpuni untuk bersaing dengan dunia global.

“Standar skor bahasa Inggris kami untuk kandidat adalah 550,” ujar Ida yang menjadi salah satu pembicara ETS Leadership Seminar Series 2012 di Grand Sahid Hotel, Jakarta, kemarin (9/10).

Menurut Ida persaingan global dan tuntutan sumber daya manusia untuk bisa lebih berkomunikasi dengan baik, membuat standar tersebut tidak bisa ditunda-tunda lagi. “Sekarang kami lebih serius mengingat pentingnya misi Pertamina yang akan menjadi world class company,” ujar Ida.

Tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan bahasa, menurut Naotomi Umezawa, Managing Director Institute for International Business Communication (IIBC) Jepang, dengan lancar berbahasa Inggris, hidup kita juga akan menjadi lebih exciting.

Yang menarik, Victor Chan, CEO ITC Indonesia yang berasal dari Singapura malah membuka presentasinya dengan bahasa Indonesia.

“Saya suka bahasa Indonesia, but we need English to be able to speak to everyone,” ujarnya.

Victor juga menambahkan, banyak perusahaan baik asing maupun nasional yang mensyaratkan penyertaan sertifikasi kemampuan bahasa Inggris yang otentik.

“Ini karena yang dibutuhkan bukan sekadar nilai yang menunjukkan bahwa seseorang bisa berbahasa Inggris, tetapi benar-benar mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris dalam aktivitas di dunia global,” jelas Victor Chan.

Pentingnya penggunaan bahasa Inggris bagi global employee termasuk Indonesia inilah yang mendorong ETS (Educational Testing Service) menggelar seri seminar ETS Leadership. Seminar ini dihadiri peserta yang terdiri dari HR Manager dari berbagai korporasi. (*/@nurulmelisa)

 

Tags: ,