Menaker: THR Tanggung Jawab Moral Perusahaan

Kendati secara hukum tidak ada sanksi terhadap perusahaan yang tidak memberi tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya, namun secara moral dan sosial perusahaan memiliki tanggung jawab membahagiakan para pekerjanya dalam menyambut dan merayakan hari raya agama yang mereka yakini.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno di sela kunjungannya di PT Tjiwi Kimia, Sidoarjo, Rabu (24/9/08).
“THR adalah bagian dari social sharing responsibility, sehingga perusahaan punya tanggung jawab moral saat para pekerjanya merayakan hari keagamaan,” ujar dia. Diakui, memang ada kelonggaran bagi perusahaan dalam soal THR.

“Karena bersifat tanggung jawab moral, tidak ada sanksi bagi perusahaan yang belum membayar THR sepekan menjelang lebaran. Kalau tidak membayar THR, sanksi hanya bersifat administratif,” ujar dia seperti dilaporkan detikcom.Lebih jauh dijelaskan, hanya perusahaan yang dinyatakan bangkrut yang bisa terbebas dari kewajiban moral membayar THR. Sedangkan, perusahaan yang bermasalah bisa membayar THR dengan cara bertahap atau penundaan pembayaran.

Dinaikkan

Dari Padang, Sumatera Barat dilaporkan, Ketua Fraksi PAN DPRD setempat Erizal Effendi menyarankan agar THR 2008 dinaikkan untuk mengimbangi kenaikan harga sembako dan BBM. Jika perusahaan dan pemerintah provinsi memang mampu, maka saran tersebut baik juga untuk dilaksanakan, dan ditiru oleh daerah-daerah lain. Disarankan juga bahwa THR tidak hanya diberikan kepada para pegawai tetap, melainkan juga pekerja honor dan pegawai PTT yang bertugas di daerah-daerah di lingkungan pemerintahan provinsi.

Menanggapi saran itu, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan, untuk Lebaran 2008 belum memungkinkan THR dinaikkan karena kondisi keuangan daerah belum dapat menampungnya. “Namun, secara prinsip kami dapat menyetujui saran menaikkan jumlah THR sepanjang anggaran keuangan daerah memungkinkan,” ujar dia seperti dikutip Antara.Dijanjikan, setidaknya hal itu baru mungkin dilakukan pada tahun anggaran 2009.

Tags: