Manfaatkan SDM 2.0 untuk Tingkatkan Loyalitas Karyawan

ken pearson

 

Indonesia adalah negara yang strategis bagi investor dunia. Kini pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terbaik kedua setelah China. Di satu sisi hal ini menjadi kabar bagus untuk pengusaha dan perusahaan yang sedang berkembang namun di sisi lain, organisasi juga dituntut untuk mempunyai teknologi yang update agar bisa terus bertahan terhadap perkembangan bisnis.

Bagi praktisi HR, tata kelola sumber daya manusia menjadi tantangan khusus di tengah era teknologi saat ini. Manajemen tata kelola sumber daya manusia berbasis teknologi memegang peranan penting terutama bagi perusahaan berskala besar yang memiliki ribuan atau bahkan jutaan karyawan. Tata kelola sumber daya manusia berbasis software SDM 2.0 merupakan salah satu langkah strategis untuk memenangkan persaingan. Dimana hal itu bisa memegang peranan penting terutama untuk memastikan visi organisasi dipahami oleh karyawan dan dijalankan dengan semangat tinggi untuk kepentingan bersama.

“Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan organisasi adalah visi tidak berhasil dikomunikasikan dengan baik, sehingga usaha-usaha untuk melakukan perubahan ataupun inovasi dianggap hanya sebagai pekerjaan tambahan. Ditambah lagi dengan tidak adanya sistem penilaian kinerja, penghargaan dan promosi yang terintegrasi dan transparan, sehingga membuat kebanyakan karyawan kehilangan motivasi,” ujar Andi Wibisono, Direktur Daya Dimensi Global, perwakilan SuccessFactors, sebuah perusahaan perangkat lunak khusus SDM pada acara yang diselenggarakan hari Rabu, 8 Mei yang lalu di JW. Marriott, Jakarta.

Mantan Director dari Talent Development Walmart Stores, Ken Pearson, yang saat ini menduduki posisi sebagai Director Business Execution Architecture SuccessFactor juga menyampaikan, “Jawaban untuk semua tantangan di atas ada pada manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang terintegrasi dan didukung oleh platfrom berbasis ‘cloud‘, yang juga memiliki fitur andalannya JAM, yaitu sebuah landasan social media internal organisasi yang berfungsi sebagai tempat berinteraksi antar karyawan layaknya social media populer yang membuka kesempatan pimpinan tertinggi bisa berkomunikasi dengan seluruh karyawan dari berbagai level dan sebaliknya.”

Selain itu, dengan teknologi SDM 2.0 yang terus dikembangkan oleh Success Factors, para pelaku bisnis dapat melihat kondisi dan situasi landskap SDM dan menghubungkannya dengan strategi bisnis dalam satu dashboard.

Melalui sistem ini, divisi organisasi SDM dapat meningkatkan produktivitas dengan menerjemahkan visi organisasi, menganalisa kesiapan tenaga kerja, sekaligus mempersiapkan program pengembangan, pelatihan atau memastikan kemampuan perusahaan untuk mencari profesional melalui modul. Pencarian talent ini didukung dengan search engine optimization yang secara otomatis akan muncul di beragam social media populer dan email profesional yang menjadi target perburuan.

Melalui teknologi tersebut, Succes Factor berharap dapat membuat loyalitas karyawan meningkat sebagai dampak positif dari desain skema penghargaan yang lebih transparan. (*/@nurulmelisa)

 

Tags: ,