Kombinasi Face to Face dan Social Media, Kunci Tingkatkan Engagement Karyawan

josefbataona social media & HR

Pembahasan social media seperti tak pernah ada habisnya, kini keberadaan social media tidak bisa lagi diabaikan. Kegiatan ber-social media ini bukan lagi sesuatu yang hanya dilakukan di waktu luang, tetapi mulai ditekuni sebagai kebutuhan sehari-hari.

Setidaknya hal itu dialami Josef Bataona, direktur HR Bank Danamon yang meluangkan waktunya untuk sharing pengalaman bermedia sosial dalam kesempatan PortalHR Engage pertama yang disiarkan melalui Live Web Cast pagi ini (24/10), di link ini.

“Saya jam 5 pagi sudah berbicara di social media sekaligus membangunkan para followers dengan quote-quote pagi,” ujar pemilik blog josefbataona.com itu.

Dimulai dari personal journey di social media, Josef merasakan kekuatan social media untuk membantu orang mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru secara mudah, dan menularkan enerji positif. Kebaikan social media ini pun lalu dibawa Josef ke ranah profesional.

Di Bank Danamon seringkali dilakukan interaksi dengan karyawan melalui social media, hal ini sangat disambut baik oleh karyawan. Pada dasarnya karyawan ingin dekat dengan para petinggi, sehingga social media mempercepat proses komunikasi antara perusahaan dan karyawan.

Josef mengakui, social media tidak bisa mengalahkan kekuatan interaksi face to face. Namun dengan adanya social media, dapat meningkatkan kualitas interaksi face to face serta mempercepat komunikasi.

“Karena itu kombinasi face to face dengan social media diperlukan untuk mempercepat proses komunikasi dalam perusahaan,” ujar Josef.

Social media juga bisa menjadi sarana untuk mengapresiasi prestasi karyawan. Hal ini tidak selalu berarti harus memberikan hadiah yang mewah. “Kadang karyawan hanya minta ucapan selamat yang tidak merepotkan, dan bila hal itu dilakukan akan sangat memotivasi mereka,” tambahnya.

Duet dengan Nukman Luthfie

Nukman Luthfie, pakar strategi online yang berduet dengan Josef Bataona pagi ini membeberkan beberapa data tentang pengguna internet di Indonesia dan mengapa para profesional HR tidak bisa lagi mengabaikan social media.

Pengguna Twitter di Indonesia saat ini sudah mencapai angka 28 juta atau sekitar 47% dari jumlah pengguna internet di Indonesia. Pengadopsi social media terdepan adalah generasi Y.

“Saatnya kini gen Y yang paling rewel di social media, mereka aktif dan engage,” ujar Nukman.

Acara Web Cast yang bertajuk “Social Media & HR” ini juga sekaligus menandai peluncuran kembali Majalah Human Capital (HC) dalam versi digital dan peluncuran membership PortalHR.

Daftarkan diri Anda menjadi member PortalHR.com dan dapatkan majalah Human Capital Gratis. Daftar di sini.

Live Twit dan interaksi tentang acara ini dapat dibaca di Twitter dengan hashtag #Hrengage.

Baca juga:

Video Launching PortalHR Engage & Majalah HC Digital with CEO PortalHR.com

 

 

Tags: ,